Kemenkes Percepat Vaksinasi Campak Nakes, 10 Daerah Jadi Prioritas

campak

MAKLUMAT—Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mempercepat vaksinasi Campak bagi tenaga kesehatan sebagai kelompok berisiko tinggi. Langkah ini dilakukan setelah pihaknya memperoleh klarifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait efikasi vaksin campak untuk orang dewasa.

“Vaksin ini awalnya untuk anak-anak, tetapi ada studi yang menunjukkan efektivitas pada orang dewasa,” ujar Dante dikutip, Jumat (3/4/2026).

Setelah mendapat respons dari BPOM, Kemenkes akan segera menjalankan imunisasi. Pemerintah menetapkan 10 wilayah prioritas dengan kasus tertinggi, yakni Tangerang Selatan, Tangerang, Bima, Palembang, Pandeglang, Jakarta Barat, Depok, Palu, Serang, dan Jakarta Pusat.

Kemenkes juga akan melakukan evaluasi sebelum memperluas cakupan ke daerah lain.Selain vaksinasi, pemerintah menekankan pentingnya komunikasi, informasi, dan edukasi terkait pola hidup bersih dan sehat, khususnya bagi tenaga kesehatan.

“Cuci tangan yang benar dan penggunaan masker saat pemeriksaan harus diperkuat,” kata Dante.

Percepatan vaksinasi bagi tenaga kesehatan menunjukkan respons cepat pemerintah dalam menghadapi peningkatan kasus campak. Namun, langkah ini masih menghadapi tantangan pada aspek regulasi dan implementasi. Ketergantungan pada klarifikasi BPOM menunjukkan pentingnya dasar ilmiah dalam kebijakan, tetapi juga berpotensi memperlambat eksekusi.

Baca Juga  Komitmen Sinergi Aisyiyah Sampang dan Pemkab dalam Pencegahan dan Penanganan Campak

Di sisi lain, fokus pada tenaga kesehatan menjadi langkah awal yang strategis. Namun tanpa perluasan ke masyarakat umum, potensi penularan tetap terbuka.

Karena itu, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kombinasi antara percepatan vaksinasi dan penguatan edukasi publik. Tanpa itu, upaya pengendalian campak berisiko tidak maksimal.***