Wow! Din Syamsuddin Usulkan Umsida Buka Prodi Baru Teknologi Rudal Balistik

Prof Dr Din Syamsuddin MA saat menyampaikan paparannya dalam Halal Bihalal Muhammadiyah Sidoarjo di Umsida, Ahad (5/4/2026). (Foto: Ubay NA/ IST)

MAKLUMAT — Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2015, Prof Dr Din Syamsuddin MA, berharap agar Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), khususnya Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) membuka program studi baru di bidang pengembangan pertahanan.

Meskipun disampaikan dengan gaya bercanda, namun pesan itu tampak krusial, mengingat postur pertahanan dan alat utama sistem (alutsista) Indonesia yang membutuhkan peremajaan, serta situasi geopolitik yang belakangan semakin kompleks dan tidak menentu.

“Kalau boleh Pak Rektor (Umsida, Dr Hidayatulloh MSi) kalau membuka prodi baru yang akan datang, tidak hanya berdampak bagi Sidoarjo dan Jawa Timur, tapi berdampak bagi dunia, yaitu membuka Prodi Teknologi Rudal Balistik,” kelakarnya disambut tawa dan tepuk tangan warga Muhammadiyah yang menghadiri Halal Bihalal Muhammadiyah Sidoarjo di Kampus Umsida, Ahad (5/4/2026).

“Jadi kalau ada serangan dari Israel bisa menghalau,” sambung Din Syamsuddin, seraya menyinggung konflik militer yang tengah terjadi di kawasan Asia Barat melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS), dan Zionis Israel.

Lebih lanjut, menyoroti kondisi geopolitik global, Din Syamsuddin menilai konflik yang tengah berlangsung di kawasan Asia Barat saat ini mencerminkan hilangnya nilai kemanusiaan.

Dalam kesempatan itu, ia mengkritik keras keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bersama dengan Zionis Israel, yang melancarkan serangan militer terhadap Iran yang merupakan negara berdaulat.

Baca Juga  Jika Terjadi Perbedaan Awal Ramadan, Din Syamsuddin: Sikapilah dengan Rasa Tasamuh

“Apa pun dalihnya, penyerangan yang menghilangkan nyawa manusia tidak dapat dibenarkan, terlebih banyak korban anak-anak,” tegasnya.

Tak cuma itu, pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu juga menjelaskan dan menyinggung ambisi politik Zionis Israel, yang dinilai ingin memperluas kekuasaan dan mewujudkan Israel Raya.

Sekda Sidoarjo: Umsida Kampus Berdampak

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Dr Fenny Apridawati SKM MKes, yang hadir mewakili Bupati H Subandi SH MKn, mengapresiasi peran Muhammadiyah dalam pembangunan di Kota Delta, terutama melalui kiprah dan keunggulan Umsida.

Menurutnya, Umsida telah benar-benar menjadi kampus berdampak sebagaimana yang digaungkan pemerintah, bahwa institusi pendidikan tinggi tidak hanya membangun intelektual manusia, tetapi juga memberikan dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat secara luas.

Fenny menyebut, selama ini Umsida telah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam beberapa sektor, dan selalu mampu menjawab tantangan serta ekspektasi yang diberikan.

“Bapak Rektor Umsida (Dr Hidayatulloh MSi) ini luar biasa. Jadi kami sudah menantang banyak untuk Umsida berkaitan dengan kampus berdampak, tetapi sat-set dan wat-wet luar biasa untuk Pak Rektor,” ujarnya.

Baca Juga  Rumus Agar Orang dapat Dipercaya versi Anies Baswedan

“Bahkan beberapa hal tadi Prof Hana (Wakil Rektor I) sudah menyampaikan kepada kami untuk ke depan sat-set ini akan diwujudkan lagi dalam kampus berdampak bermitra dengan Pemkab Sidoarjo,” lanjut Fenny.

Muhammadiyah, kata dia, telah lama menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dakwah, dan pemberdayaan sosial.

“Dan ini kami sangat merasakan betul peran Muhammadiyah terhadap pembangunan Kabupaten Sidoarjo, terutama begitu Umsida langsung melahirkan beberapa fakultas,” sebutnya.

Menurutnya, peran Umsida sebagai kampus berdampak dapat dirasakan manfaatnya bukan hanya oleh warga Persyarikatan, tetapi seluruh masyarakat Kabupaten Sidoarjo, yang semakin mudah untuk mendapatkan akses pendidikan tinggi yang berkualitas.

Sebab itu, Fenny mengaku tidak terkejut ketika Umsida dalam beberapa tahun terakhir mendapatkan berbagai penghargaan, termasuk dalam bidang pengabdian masyarakat hingga skor riset SINTA yang menempati urutan 6 nasional.

“Jadi ini betul-betul kampus berdampak. Jadi sangat layak kalau kemudian Umsida menjadi ranking top nomor 6 (skor SINTA) nasional di Indonesia ini,” pujinya.

“Jadi kampus tidak hanya mencetak IQ-nya, tetapi bagaimana kampus itu bisa berdampak kepada masyarakat, itu yang diperlukan negara ini, dan itu yang diperlukan kita semuanya. Bukan sekadar titel, bukan sekadar ijazah,” tambah Fenny.

Baca Juga  Playground Bukan Tempat Pengasuhan Bayi Usia Dini, Pakar Umsida Beber Alasannya