MAKLUMAT – Banyak orang merasa sudah mati-matian diet dan olahraga, tetapi angka timbangan tak juga turun. Jika kamu mengalami hal ini, bisa jadi penyebabnya bukan sekadar pola hidup, melainkan tipe tubuh.
Salah satu tipe tubuh yang kerap “bandel” saat menurunkan berat badan adalah endomorph. Tipe ini secara alami lebih mudah menyimpan lemak dibanding membakarnya.
Dilansir dari Halodoc, Endomorph biasanya memiliki tubuh cenderung bulat, dengan lemak yang menumpuk di area perut, pinggul, dan paha. Selain itu, metabolisme tubuh mereka relatif lebih lambat, sehingga pembakaran kalori tidak secepat tipe tubuh lain.
Kondisi ini membuat upaya menurunkan berat badan terasa lebih berat dan membutuhkan strategi khusus.
Kenapa Endomorph Susah Kurus?
Tubuh endomorph cenderung menyimpan energi dalam bentuk lemak. Respons insulin yang kurang optimal juga membuat karbohidrat lebih mudah berubah menjadi lemak.
Artinya, tanpa pengaturan pola makan yang tepat, berat badan akan cepat naik meski porsi makan tidak berlebihan.
Strategi Tepat Bakar Lemak
Meski menantang, bukan berarti mustahil. Dengan pendekatan yang tepat, endomorph tetap bisa mencapai tubuh ideal.
1.Perbaiki Pola Makan
Fokus pada protein tanpa lemak seperti ayam, ikan, telur, serta sumber nabati seperti tahu dan tempe. Protein membantu meningkatkan rasa kenyang sekaligus membangun otot.
Perbanyak konsumsi sayur dan buah untuk serat. Di sisi lain, kurangi karbohidrat olahan seperti nasi putih berlebihan, roti, dan makanan manis.
Sebagai gantinya, pilih karbohidrat kompleks seperti oat, ubi, dan beras merah dalam porsi terkontrol.
2.Kombinasikan Olahraga
Jangan hanya mengandalkan kardio. Endomorph butuh kombinasi latihan.
Latihan HIIT (High-Intensity Interval Training) efektif membakar lemak dalam waktu singkat sekaligus meningkatkan metabolisme setelah olahraga.
Sementara itu, latihan beban penting untuk membangun massa otot. Semakin banyak otot, semakin cepat tubuh membakar kalori—even saat istirahat.
3.Hindari Diet Ekstrem
Diet ketat justru bisa memperlambat metabolisme. Alih-alih kurus, tubuh malah makin efisien menyimpan lemak.
Kunci utamanya adalah defisit kalori yang sehat dan konsisten. Menurunkan berat badan untuk tipe endomorph memang tidak instan. Namun, dengan strategi yang tepat dan disiplin, hasilnya bisa lebih stabil dan bertahan lama. Jika perlu, konsultasi dengan ahli gizi bisa membantu menyusun program yang lebih personal dan efektif.
Fenomena “susah kurus” sering disalahpahami sebagai kurang disiplin, padahal faktor biologis seperti tipe tubuh memainkan peran besar. Artikel ini menegaskan pentingnya pendekatan personal dalam diet dan olahraga, bukan sekadar mengikuti tren.
Pendekatan berbasis tipe tubuh seperti endomorph memberi arah yang lebih realistis, sekaligus mencegah praktik diet ekstrem yang justru merugikan kesehatan.













