Pepes Tahu Kaya Protein, Menu Tradisional Sehat yang Baik untuk Tulang dan Jantung

pepes tahu

MAKLUMAT– Pepes tahu kaya protein dan menjadi salah satu makanan tradisional Indonesia yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan. Hidangan berbahan dasar tahu yang dikukus dalam balutan daun pisang ini rendah kalori, minim minyak, serta mengandung beragam nutrisi penting yang mendukung kesehatan tulang, jantung, pencernaan, hingga membantu menjaga berat badan.

Pepes tahu menjadi salah satu olahan tradisional yang layak masuk dalam daftar menu sehat harian. Dibuat dengan cara dikukus tanpa proses penggorengan, makanan ini menawarkan cita rasa khas rempah sekaligus kandungan gizi yang lengkap.

Dalam setiap 100 gram pepes tahu terkandung sekitar 80–90 kalori, 9–10 gram protein, 4–5 gram lemak, serta berbagai mineral penting seperti kalsium, fosfor, magnesium, kalium, dan zat besi. Kandungan tersebut menjadikan pepes tahu sebagai sumber protein nabati yang baik bagi tubuh.

Selain itu, penambahan bahan seperti daun kemangi, jamur, wortel, maupun daun bawang akan meningkatkan kandungan serat, vitamin C, dan antioksidan isoflavon yang berasal dari kedelai.

Menurut dr Kevin Adrian dilansir dari laman Alo Dokter, Pepes tahu merupakan pilihan makanan yang bergizi bila diolah dengan bahan alami dan dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang. Pepes tahu dapat menjadi bagian dari pola makan sehat karena kaya protein, rendah minyak, dan mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh.

Baca Juga  Mahasiswa KKNT 27 Umsida Kembangkan Nugget dan Gummies Bandeng untuk Gizi Anak dan UMKM Desa Kupang

Enam Manfaat Pepes Tahu bagi Kesehatan

1.Membantu memenuhi kebutuhan protein untuk pembentukan otot, enzim, hormon, dan perbaikan jaringan tubuh.

2.Menjaga kepadatan tulang berkat kandungan kalsium, fosfor, dan magnesium sehingga membantu menurunkan risiko osteoporosis.

3.Membantu mencegah anemia karena mengandung zat besi yang berperan dalam pembentukan hemoglobin.

4.Mendukung program menjaga berat badan karena rendah kalori namun tinggi protein sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama.

5.Menyehatkan sistem pencernaan melalui kandungan serat, terutama jika dipadukan dengan sayuran atau jamur.

6.Membantu menjaga kesehatan jantung karena rendah minyak dan kaya nutrisi penting yang mendukung fungsi tubuh.

Cara Membuat Pepes Tahu

Pepes tahu dibuat dari tahu putih yang dihancurkan kemudian dicampur dengan bumbu halus berupa bawang merah, bawang putih, cabai, dan kemiri.

Campuran tersebut kemudian diberi daun bawang, kemangi, garam, gula, serta bahan tambahan seperti wortel, jamur, atau telur sesuai selera. Setelah dibungkus daun pisang, pepes dikukus selama sekitar 25–30 menit hingga matang.

Bagi yang menginginkan aroma daun pisang lebih kuat, pepes dapat dipanggang selama beberapa menit setelah proses pengukusan.

Meski menyehatkan, penderita alergi kedelai, gangguan ginjal, atau mereka yang memiliki pola makan khusus tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi pepes tahu secara rutin.

Baca Juga  Edukasi Gizi di Sekolah, Pemkot Singkawang Ingin Siapkan Generasi Sehat

Menu Tradisional Kembali Jadi Pilihan Sehat

Di tengah meningkatnya konsumsi makanan cepat saji, pepes tahu menunjukkan bahwa kuliner tradisional tetap relevan sebagai sumber gizi berkualitas. Proses memasak dengan cara dikukus membuat kandungan lemak lebih rendah dibandingkan makanan yang digoreng, sementara penggunaan rempah-rempah alami memberikan cita rasa tanpa harus bergantung pada penyedap berlebihan.

Mengembalikan kebiasaan mengonsumsi makanan tradisional seperti pepes tahu bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga menjadi langkah sederhana untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus melestarikan kekayaan kuliner Nusantara.