MAKLUMAT – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember mendorong penguatan pendidikan karakter Islami. Hal itu dilakukan di tengah masifnya arus informasi digital yang memengaruhi pola belajar generasi muda.
Upaya penguatan itu dilakukan melalui webinar bertema ”Integrasi Nilai-Nilai Karakter Islami dalam Pelajaran PAI Kontemporer” yang digelar dalam program “Ngopi Bareng” atau Pengembangan Kompetensi Berbasis Komunitas Belajar Instansi dan Lembaga, Senin (11 Mei 2026). Kegiatan berlangsung secara hybrid di Aula Bakorwil V Jember dan melalui Zoom. Peserta webinar adalah guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari wilayah Bakorwil V Jember.
Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Jember Muhammad Cahya mengatakan, perkembangan teknologi informasi telah mengubah tantangan pendidikan agama di sekolah. Menurut dia, guru PAI kini dituntut tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu menanamkan nilai karakter kepada peserta didik.
”Di tengah derasnya arus digitalisasi, guru PAI harus hadir bukan hanya sebagai pengajar materi, tetapi juga sebagai teladan yang mampu membangun karakter dan akhlak peserta didik,” kata Cahya dalam webinar.
Ia menilai pembelajaran agama perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman agar tetap relevan bagi generasi muda. Karena itu, forum diskusi antarguru dinilai penting untuk memperkuat metode pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan sikap dan perilaku siswa.
Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Jember Artiantyo Wirjo Utomo mengatakan, program “Ngopi Bareng” dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas instansi. Tujuannya, meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara dan tenaga pendidik secara berkelanjutan.
Menurut dia, tantangan pendidikan modern tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis mengajar, tetapi juga penguatan karakter dan kemampuan sosial pendidik di tengah perubahan masyarakat yang berlangsung cepat.
Webinar tersebut merupakan kolaborasi BKPSDM Jember bersama KKG PAI Jember dengan dukungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur melalui Bakorwil V Jember, Kementerian Agama Kabupaten Jember, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Melalui kegiatan itu, BKPSDM Jember berharap guru PAI dapat menjadi penggerak pendidikan karakter yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran. (*)













