1.324 Jamaah Haji Banyuwangi Diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah

jamaah haji

MAKLUMAT — Sebanyak 1.324 jamaah haji Kabupaten Banyuwangi diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap di Jalan Ahmad Yani depan Kantor Pemkab Banyuwangi.

Pemberangkatan gelombang pertama dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Selasa pagi (12/5). Gelombang pertama dilepas sebanyak 750 jamaah haji dari kelompok terbang (Kloter) 82 dan 83 pada pukul 08.45 WIB.

Di dalam rombongan tersebut terdapat 77 jamaah haji yang tergabung dalam KBIHU Khoiru Ummah yang sempat berkumpul di halaman Masjid KH Ahmad Dahlan Jalan Adi Sucipto lebih dahulu. Di antaranya ada Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banyuwangi H. Mukhlis dan Korcab Majelis Dikdasmen PNF PDM Kabupaten Banyuwangi Farid Wajdy.

Sementara itu, pelepasan gelombang kedua dilakukan pada Selasa malam sekitar pukul 20.00 WIB, yakni jamaah haji kloter 84 dan 85 sebanyak 550 orang.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Banyuwangi Rif’an Junaidi, sebelumnya telah diberangkatkan delapan orang jamaah haji Banyuwangi yang tergabung dalam kloter 71.

“Total jamaah haji Banyuwangi dari lima kloter sebanyak 1.312 orang ditambah 12 petugas haji,” ungkap Rif’an saat menyampaikan kata sambutan pelepasan jamaah haji.

Baca Juga  Melawat ke Arab Saudi Bahas Persiapan Haji, Menag Nasaruddin Tandatangani Sejumlah Kesepakatan

Rif’an berpesan kepada para jamaah haji agar selalu menyiapkan mental dan fisik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Selain itu, jamaah haji harus siap ilmu manasik. “Selalu taati aturan dan patuh kepada petugas haji,” pesan Rif’an.

Sementara itu, Bupati Ipuk dalam kata sambutan pelepasan berpesan kepada jamaah haji agar menjadi bagian dari duta bangsa dan agen diplomasi bagi Indonesia dan Kabupaten Banyuwangi.

“Jaga sikap, disiplin, dan ketertiban selama berada di Tanah Suci, karena hal itu menjadi cerminan kepribadian kita,” pesan Ipuk.

Bupati berpesan agar jamaah haji Banyuwangi mau saling tolong-menolong dan membantu, khususnya kepada jamaah haji lanjut usia (lansia).

“Kepada petugas haji, saya berpesan agar menjaga amanah, berikan pelayanan dan pendampingan kepada jamaah haji Banyuwangi, dampingi dan layani sebaik-baiknya, terutama jamaah lansia dan jamaah khusus disabilitas,” tegasnya.

Sebelum jamaah haji Banyuwangi dilepas oleh Bupati Ipuk, Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat sempat diminta membacakan doa.