Siapa Sonora Smart Dodd? Pencetus Hari Ayah Sedunia yang Menginspirasi Dunia

Sonora Smart Dodd

MAKLUMAT — Siapa Sonora Smart Dodd? Pertanyaan ini banyak dicari setiap kali peringatan Hari Ayah Sedunia (Father’s Day) tiba pada Minggu ketiga bulan Juni. Sonora Smart Dodd adalah perempuan asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pencetus Hari Ayah Sedunia. Berkat perjuangannya selama lebih dari 60 tahun, sebuah gagasan sederhana untuk menghormati ayah akhirnya berkembang menjadi perayaan internasional yang kini diperingati di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Kisah Sonora berawal dari rasa kagum seorang putri kepada ayahnya, William Jackson Smart, seorang veteran Perang Saudara Amerika yang membesarkan enam anak seorang diri setelah sang istri meninggal dunia.

Siapa Sonora Smart Dodd?

Sonora Louise Smart Dodd lahir pada 18 Februari 1882 di Jenny Lind, Arkansas, Amerika Serikat.

Ia merupakan anak dari William Jackson Smart, mantan tentara Union Army yang bertugas dalam Perang Saudara Amerika. Setelah perang berakhir, William menjalani kehidupan sebagai petani dan kepala keluarga.

Masa kecil Sonora tidak mudah. Saat berusia 16 tahun, ia kehilangan ibunya, Ellen Victory Smart, yang meninggal ketika melahirkan anak keenam.

Peristiwa tersebut membuat William Jackson Smart harus menjalankan peran sebagai ayah sekaligus ibu bagi enam anaknya.

Di tengah keterbatasan ekonomi dan beratnya kehidupan pedesaan Amerika pada akhir abad ke-19, William tetap membesarkan anak-anaknya dengan penuh kasih sayang, disiplin, dan tanggung jawab.

Pengorbanan sang ayah itulah yang kelak menginspirasi Sonora untuk memperjuangkan penghormatan khusus bagi para ayah.

Keluarga Besar yang Membentuk Karakter Sonora Smart Dodd

Untuk memahami siapa Sonora Smart Dodd, publik perlu melihat latar belakang keluarganya yang tidak biasa. Menurut laporan Fox News, William Jackson Smart merupakan veteran Perang Saudara Amerika yang pernah mengalami dua kali kehilangan pasangan hidup. Dari dua pernikahannya, terbentuk keluarga besar dengan total 12 anak yang terdiri atas anak kandung, anak tiri, dan saudara tiri.

Keluarga Smart kemudian menetap di kawasan Spokane, Washington. Di sanalah Sonora tumbuh dan menyaksikan secara langsung bagaimana ayahnya bekerja keras menghidupi keluarga besar tersebut.

Baca Juga  Hari Ayah Sedunia 2026: Sejarah, Perbedaan dengan Hari Ayah Nasional, dan Cara Merayakannya

Menurut catatan keluarga yang kemudian diungkap cicit Sonora, Betsy Roddy, anak-anak Smart kerap bercanda dengan menyebut diri mereka sebagai keluarga yang terdiri dari “anak tiri, anak setengah, dan anak utuh”. Namun di balik candaan itu tersimpan kisah tentang seorang ayah yang mampu mempersatukan keluarga besar dengan penuh kasih sayang.

Malam yang Tak Pernah Dilupakan Sonora

Salah satu kenangan yang paling membekas dalam hidup Sonora terjadi setelah kematian ibunya pada 1898.

Saat itu adik bungsunya, Thomas, yang baru berusia tujuh tahun, berlari keluar rumah dalam kesedihan setelah pemakaman sang ibu.

William Jackson Smart segera mengejar putranya. Ia menggendong Thomas ke dekat perapian, memeluknya, lalu menyanyikan lagu hingga sang anak tertidur.

Peristiwa sederhana tersebut menjadi simbol kasih sayang seorang ayah yang tidak pernah meninggalkan anak-anaknya meski harus menghadapi duka mendalam.

Dalam wawancara pada 1964, Sonora mengenang ayahnya sebagai sosok yang menjalankan tugas sebagai ayah sekaligus ibu dengan keberanian dan tanpa pamrih hingga seluruh anak-anaknya tumbuh dewasa.

Awal Mula Gagasan Hari Ayah Sedunia

Jawaban atas pertanyaan “Siapa Sonora Smart Dodd?” tidak bisa dilepaskan dari lahirnya Hari Ayah Sedunia.

Pada tahun 1909, Sonora menghadiri khotbah Hari Ibu di Central United Methodist Church, Spokane, Washington.

Saat mendengarkan ceramah tentang jasa dan pengorbanan seorang ibu, Sonora teringat kepada ayahnya yang telah membesarkan enam anak tanpa pendamping.

Usai ibadah, ia menyampaikan sebuah pertanyaan kepada pendeta.

“Saya menyukai semua yang Anda katakan tentang menjadi seorang ibu. Namun, bukankah para ayah juga pantas mendapatkan tempat di bawah sinar matahari?”

Pertanyaan sederhana itu menjadi titik awal lahirnya Father’s Day.

Perjuangan Mewujudkan Hari Ayah Pertama

Sonora kemudian mengajukan usulan kepada gereja-gereja dan YMCA di Spokane untuk mengadakan hari penghormatan bagi para ayah.

Baca Juga  Hari Ayah Sedunia 2026: Sejarah, Perbedaan dengan Hari Ayah Nasional, dan Cara Merayakannya

Ia semula mengusulkan tanggal 5 Juni, bertepatan dengan ulang tahun ayahnya, William Jackson Smart.

Namun karena persiapan yang belum memadai, perayaan pertama akhirnya dilaksanakan pada 19 Juni 1910 atau Minggu ketiga bulan Juni.

Perayaan tersebut menjadi Hari Ayah pertama dalam sejarah dunia.

Acara diisi dengan khotbah gereja, penghormatan kepada para ayah, serta kegiatan sosial bagi keluarga kurang mampu.

Sonora juga memperkenalkan tradisi mengenakan mawar merah untuk ayah yang masih hidup dan mawar putih untuk mengenang ayah yang telah wafat.

Perempuan yang Jauh Melampaui Zamannya

Selain dikenal sebagai pendiri Hari Ayah Sedunia, Sonora Smart Dodd juga merupakan perempuan yang memiliki semangat belajar luar biasa.

Pada 1918 hingga 1922, ia menempuh pendidikan seni di Chicago sambil membesarkan putra tunggalnya. Langkah tersebut tergolong tidak lazim pada masa ketika sebagian besar perempuan masih dibatasi ruang geraknya.

Tidak berhenti di situ, Sonora bahkan kembali bersekolah dan berhasil meraih ijazah sekolah menengah pada tahun 1926 saat usianya telah menginjak 44 tahun.

Setelah itu, ia berkarier sebagai pelukis, penyair, pemahat, pebisnis, hingga desainer busana di Hollywood.

Cicitnya, Betsy Roddy, menggambarkan Sonora sebagai perempuan yang berjiwa bebas, mandiri, dan jauh melampaui zamannya.

Kepribadian tersebut membuat Sonora tidak pernah berhenti memperjuangkan gagasannya meski sempat menghadapi penolakan dan kurangnya dukungan publik.

Perjuangan 60 Tahun yang Berbuah Manis

Meski Hari Ayah pertama sukses digelar pada 1910, pengakuan nasional tidak datang begitu saja.

Sonora harus menghabiskan lebih dari enam dekade untuk mengampanyekan pentingnya penghormatan terhadap peran ayah.

Selama puluhan tahun ia berkeliling, menulis, berbicara di berbagai forum, dan menggalang dukungan dari tokoh masyarakat maupun pemerintah.

Dukungan mulai berdatangan ketika Presiden Woodrow Wilson mendukung perayaan Hari Ayah pada 1916.

Pada 1939-1940, Sonora mendapat pengakuan resmi sebagai Pendiri Hari Ayah dalam New York World’s Fair. Ia juga menerima penghargaan dari Columbia Broadcasting atas kontribusinya dalam mempromosikan peran ayah dalam keluarga.

Baca Juga  Hari Ayah Sedunia 2026: Sejarah, Perbedaan dengan Hari Ayah Nasional, dan Cara Merayakannya

Kemudian Presiden Lyndon B. Johnson mengeluarkan proklamasi pada 1966 yang menetapkan Minggu ketiga bulan Juni sebagai Hari Ayah.

Perjuangan panjang tersebut akhirnya mencapai puncaknya pada 1972 ketika Presiden Richard Nixon menandatangani undang-undang yang menetapkan Hari Ayah sebagai peringatan nasional resmi Amerika Serikat setiap Minggu ketiga bulan Juni.

Dalam proklamasinya, Nixon menyatakan bahwa “memiliki seorang ayah dan menjadi seorang ayah berarti mendekati inti kehidupan itu sendiri.”

Saat itu Sonora masih hidup dan dapat menyaksikan mimpinya akhirnya terwujud.

Warisan yang Terus Dikenang Dunia

Sonora Smart Dodd meninggal dunia pada 22 Maret 1978 dalam usia 96 tahun.

Meski demikian, penghormatan terhadap dirinya terus berlanjut. Namanya diabadikan dalam berbagai penghargaan sejarah di Negara Bagian Washington, termasuk masuk dalam Washington Statehood Centennial Hall of Honor.

Pada peringatan 100 tahun Hari Ayah tahun 2010, Kota Spokane juga menggelar berbagai acara untuk mengenang perempuan yang melahirkan gagasan Father’s Day.

Warisan terbesar Sonora bukanlah penghargaan atau pengakuan yang diterimanya, melainkan tradisi yang kini dirayakan jutaan keluarga di seluruh dunia.

Menjelang akhir hidupnya, Sonora pernah menegaskan bahwa Hari Ayah tidak pernah dimaksudkan hanya untuk menghormati ayahnya sendiri.

“Ayah saya tidak pernah menganggap Hari Ayah sebagai sesuatu yang bersifat pribadi, tetapi sebagai penghormatan untuk semua ayah yang pantas dihormati.”

Pernyataan tersebut menjadi penutup sempurna bagi jawaban atas pertanyaan yang banyak dicari setiap Hari Ayah Sedunia: siapa Sonora Smart Dodd?

Ia adalah seorang putri yang mengubah rasa terima kasih kepada ayahnya menjadi perayaan global yang terus hidup lebih dari satu abad kemudian.

Lebih dari satu abad setelah perayaan pertama digelar di Spokane, nama Sonora Smart Dodd tetap dikenang sebagai perempuan yang berjasa menghadirkan Hari Ayah Sedunia bagi dunia.***