MAKLUMAT — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) menggandeng media publik Maklumat.id dalam program “Magang Bersama IMM” yang mulai berjalan sejak Senin (22/6/2026).
Program ini memanfaatkan masa libur perkuliahan dengan melibatkan kader aktif IMM UINSA dari berbagai semester untuk mendapatkan pengalaman kerja sesuai bidang yang diminati. Ketua Umum Koorkom IMM UINSA, Nirzam Fahruh Irgy menyebut program ini lahir dari sejumlah persoalan yang dihadapi kader.
Salah satunya kesulitan mahasiswa ketika memasuki semester 6 dalam menemukan tempat magang yang sesuai dengan kompetensi. Selain itu, ia melihat adanya tantangan dalam menjaga keberlanjutan diaspora kader setelah menyelesaikan masa perkuliahan.
“Sebetulnya yang melatarbelakangi program bersama IMM itu ada beberapa keresahan yakni kader-kader IMM UINSA yang ketika waktu magang semester 6 itu kesulitan terkait pencarian tempat magang dan kaderisasi IMM UINSA yang stagnan dalam hal diaspora kader pasca perkuliahan,” ujar Irgy.
Melalui program ini, IMM UINSA berupaya menghadirkan ruang belajar profesional bagi kader agar dapat mengembangkan kemampuan berdasarkan minat masing-masing. Irgy menjelaskan, konsep tersebut juga berkaitan dengan gagasan diaspora konektif sebagai upaya menghubungkan kader dengan ruang profesional.
“Kita coba menjembatani untuk kader langsung belajar secara profesional sesuai dengan bidang yang diminati. Meminjam konsep diaspora konektif yang dikemukakan oleh Habib Muzaki, setidaknya dalam rangka pengorbitan kader ada tiga hal yang harus ada, diaspora, gerakan, perkaderan,” jelasnya.
Peserta magang menyambut program tersebut sebagai kesempatan untuk mengisi waktu libur dengan kegiatan yang memiliki manfaat jangka panjang. Salah satu peserta, Roudlotul Nadiya, menilai pengalaman magang dapat membantu dirinya mempersiapkan kemampuan yang dibutuhkan dalam perkuliahan maupun dunia kerja.
“Kalau liburan di rumah itu lebih banyak gabutnya. Kalau magang kan, sekalian menambah pengalaman buat kuliah nanti di semester lima dan buat kerja juga nanti,” ungkap Roudlotul Nadiya.
Roudlotul memilih Maklumat.id sebagai tempat magang karena bidang yang ditawarkan sesuai dengan minatnya. Ia melihat lingkungan kerja media memberikan tantangan baru yang berbeda dengan pengalaman organisasi kampus, terutama dalam meningkatkan kemampuan teknis dan cara kerja yang lebih profesional.
“Ternyata di Maklumat ini editannya makin tinggi, susah, menantang. Ngeditnya lebih pro banget dari yang biasa aja. Itu bisa dibuat pelajaran buat karir ke depannya, dari yang enggak tahu apa-apa, tiba-tiba sudah tahu semuanya,” tuturnya.
IMM UINSA berharap program magang bersama ini dapat memperkuat kemampuan kader, baik dari sisi keterampilan teknis maupun kemampuan pendukung lainnya. Program tersebut juga diarahkan agar kader memahami kondisi dunia kerja secara langsung sekaligus membangun jejaring dengan lingkungan profesional.
“Setidaknya kader-kader mampu memaksimalkan dan mengaktualisasikan potensinya dan mampu memahami kondisi secara riil di lapangan seperti apa melalui permagangan serta memperluas jejaring di tempat magang tersebut,” ungkapnya.
Selain Maklumat.id, para kader ditempatkan di empat instansi lainnya dengan masa pelaksanaan selama satu bulan. Kader lainnya telah memulai pelaksanaan magang di PT Salamadina Tour. Sementara penempatan di instansi lain seperti PT Bahari Sinar Baru, DPRD Jawa Timur, dan Dinas Pendidikan Jawa Timur direncanakan berlangsung pada awal Juli.
*) Penulis: Fatin Azmi Fauziyah














