Asah Nalar Kebijakan Publik, IMM UINSA Lepas Kader Magang di DPRD Jawa Timur

IMM UINSA

MAKLUMAT — Koordinator Komisariat (Koorkom) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya secara resmi melepas dan mengawal program magang bagi para kadernya di DPRD Jawa Timur, Senin (13/7/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari desain besar kaderisasi organisasi untuk mengasah nalar kritis dan pemahaman mahasiswa terhadap kebijakan publik secara langsung di instansi legislatif.

Ketua Koorkom IMM UINSA, Nirzam Fahruh Irgy menjelaskan bahwa program magang yang menyasar lembaga parlemen ini didesain khusus agar para kader tidak hanya matang dalam tataran teori dan ideologi di dalam kampus, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam dunia kerja nyata.

DPRD Jawa Timur dipilih sebagai mitra  strategis agar mahasiswa dapat mengamati langsung dinamika politik, birokrasi, dan proses penyusunan regulasi daerah. Irgy menambahkan bahwa program ini merupakan salah satu ikhtiar mewadahi minat dan bakat, sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki kader, terutama kader yang memiliki minat terhadap kebijakan publik dan isu sosial politik.

“Harapan besar kami momentum magang ini sarana untuk belajar dan mengembangkan skill terlebih lagi di DPRD Jawa Timur, yang kemudian kita punya target setidaknya kawan-kawan yang magang disana dapat memahami alur mekanisme pembuatan perda itu seperti apa,” ujarnya.

Baca Juga  1,48 Juta PBI JK Nonaktif, Suli Da’im Minta Pemprov Jatim Pantau Ketat Kondisi Lapangan

Irgy menambahkan, keterlibatan aktif kader dalam lingkungan kerja parlemen diharapkan memberikan dampak signifikan. Selama program berlangsung, para kader dilibatkan dalam mengamati jalannya agenda-agenda penting kedewanan serta administrasi pemerintahan. Hal ini dinilai efektif dalam memperluas cakrawala berpikir dan memperkuat jaringan (networking) mahasiswa di luar lingkungan kampus.

Ketua Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik (HPKP) Koorkom IMM UINSA sekaligus Penanggung Jawab Magang, Wahyu Agung Nuril Fahmi menjelaskan bahwa pihaknya memilih DPRD Jawa Timur sebagai mitra magang dengan tujuan memberikan pengalaman langsung kepada kader dalam memahami mekanisme pembentukan kebijakan publik.

Melalui program ini, kader diharapkan mampu mempelajari proses penyusunan, pembahasan, hingga penetapan kebijakan, sekaligus memahami bagaimana aspirasi masyarakat dihimpun, diperjuangkan, dan diimplementasikan menjadi kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.

“DPRD Provinsi Jawa Timur dipilih sebagai mitra karena selaras dengan minat dan potensi kader IMM UINSA, di mana banyak di antaranya memiliki ketertarikan pada bidang politik, pemerintahan, dan kebijakan publik. Minat tersebut perlu didukung melalui pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga pengalaman praktis di lingkungan lembaga legislatif,” ujarnya.

Melalui program magang ini, Wahyu berharap output dan pengalaman yang dibawa pulang oleh para kader dapat menjadi pemantik diskusi-diskusi strategis dan dialektika yang lebih kaya di internal komisariat. Ke depan, Koorkom IMM UINSA berkomitmen untuk terus mempertahankan dan memperluas kemitraan strategis dengan berbagai lembaga publik demi memfasilitasi ruang berkembang bagi seluruh kader.

Baca Juga  Milad ke-2 Maklumat.ID, Ini Pesan dan Harapan dari Para Tokoh

 

*) Penulis: Muhammad Alwy Zakaria