MAKLUMAT — Lionel Messi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina, setelah perjalanan panjang lebih dari 20 tahun mengenakan seragam Tim Tango—julukan Argentina. Keputusan tersebut ia tuliskan dalam tiga lembar kertas yang diunggah di akun media sosial (medsos) Instagram pribadinya pada Senin (31/8/2026).
Messi mengungkapkan, keputusan meninggalkan tim nasional bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Ia bahkan mengaku telah menulis surat tersebut pada 21 Juli 2026, atau dua hari setelah Argentina takluk 1-0 dari Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Namun, kepergian sang ayah, Jorge Messi, pada 8 Agustus lalu membuat eks bintang Barcelona yang juga jebolan La Masia itu semakin yakin untuk mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Argentina.
Dalam suratnya, Messi mengakui keputusan tersebut tidak mudah. Setelah lebih dari dua dekade mengenakan seragam Argentina, ia merasa waktunya telah tiba untuk mengakhiri salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya.
“Setelah sekian lama berlalu sejak pertandingan final, dan setelah memikirkannya secara matang, saya ingin menyampaikan kepada semua orang bahwa saya memutuskan untuk pensiun dari tim nasional,” tulis Messi dalam catatannya tersebut.
“Ini adalah keputusan yang menyakitkan—dan hingga kini masih terasa menyakitkan—bagi jiwa saya, namun saya sadar bahwa waktunya telah tiba. Saya bersumpah bahwa saya selalu mengerahkan segalanya—bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir saat kami memenangkan segalanya, tetapi juga sebelumnya. Saya selalu berjuang dan memberikan segalanya demi seragam ini, demi menghadirkan kebahagiaan bagi kalian dan membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola,” tambahnya.
Lionel Messi: Perjalanan Panjang di Timnas Argentina
Messi menjalani debut bersama tim senior Argentina pada 17 Agustus 2005, ketika Albiceleste menghadapi Hungaria dalam laga persahabatan. Saat itu, ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-63, namun nahasnya ia cuma bermain sekitar 43 detik di lapangan lantaran langsung terkena kartu merah usai dinyatakan melakukan pelanggaran terhadap pemain Hungaria, Vilmos Vanczak. Beruntung, laga tersebut berkesudahan 2-1 untuk kemenangan Argentina.
Selama 20 tahun lebih membela Albiceleste, Messi mencatatkan 207 penampilan dan 125 gol, sekaligus menjadi pemain dengan jumlah penampilan serta pencetak gol terbanyak dalam sejarah tim nasional Argentina.
Karier internasional Messi juga sempat melewati periode panjang tanpa gelar. Ia menjadi bagian dari Argentina yang kalah pada final Piala Dunia 2014 serta final Copa América 2015 dan 2016.
Setelah sempat menyatakan pensiun dari tim nasional pada 2016, Messi kemudian kembali. Argentina akhirnya meraih Copa América 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, serta kembali menjadi juara Copa América 2024. Pada Piala Dunia 2026, Argentina kembali mencapai final sebelum akhirnya merelakan trofi jatuh ke tangan Spanyol lewat gol tunggal Ferran Torres.
Lionel Messi: Saatnya Tiba
Bagi Messi, final Piala Dunia 2026 menjadi pertandingan terakhirnya bersama Argentina. Ia kemudian menjelaskan bahwa faktor usia, munculnya pemain-pemain muda potensial, serta perasaan bahwa dirinya sudah memberikan seluruh kemampuan menjadi bagian dari pertimbangan.
“Waktu tak banyak tersisa, dan berbagai babak kehidupan mulai berakhir. Ini adalah salah satu babak yang terasa sangat menyakitkan bagi saya. Saya mencintai, pernah mencintai, dan akan selalu mencintai peran saya di tim nasional. Saya telah memberikan segalanya. Tak ada lagi yang bisa saya berikan, dan kini muncul pemain-pemain muda luar biasa yang layak berada di sini,” tulisnya.
Messi juga menyampaikan terima kasih kepada pendukung Argentina yang telah memberikan dukungan selama perjalanan panjangnya bersama tim nasional.
“Terima kasih atas segala cinta yang kalian tunjukkan kepada saya selama 20 tahun ini. Saya akan sangat merindukan suara kalian saat berada di dalam stadion. Kini saya akan menjadi salah satu dari kalian, bersorak dan mendukung tim dari luar—baik di masa suka maupun duka, terlebih lagi di masa-masa sulit,” ucap pemain berjuluk La Pulga itu.
Ia turut memberikan penghargaan kepada keluarga, pelatih, rekan setim, serta seluruh pengurus yang pernah bekerja bersamanya.
“Terima kasih kepada keluarga saya yang selalu ada dan mendampingi saya dalam perjalanan yang indah namun penuh tantangan ini. Terima kasih kepada setiap pelatih, rekan setim, dan pengurus yang pernah berbagi pengalaman ini bersama saya. Saya pergi dengan membawa kenangan serta momen-momen tak terlupakan yang akan selalu saya simpan selamanya,” katanya.
Tinggalkan Timnas dengan Bangga
Messi mengungkapkan, ia meninggalkan tim nasional dengan perasaan tenang dan bangga terhadap perjalanan yang telah dilalui bersama rekan-rekannya.
“Saya pergi dengan hati yang tenang dan rasa bangga karena mengetahui bahwa, bersama rekan-rekan setim, kami mampu memberikan momen-momen yang sebelumnya hanya sebatas impian. Sungguh luar biasa rasanya bisa menjalani semua itu bersama kalian. Saya mencintai kalian semua,” ucapnya.
“Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan saya orang Argentina. Ayo, Argentina!” seru sosok yang disebut-sebut sebagai pesepakbola The Greatest of All Time (GOAT) itu.

Di bagian akhir surat, Messi juga menjelaskan bahwa keputusan tersebut sebenarnya sudah ia tuliskan tidak lama setelah final Piala Dunia 2026. Kematian ayahnya kemudian membuat keputusan itu semakin mantap.
“Saya menulis kata-kata ini pada tanggal 21 Juli, dua hari setelah pertandingan final. Hari ini, setelah peristiwa yang menimpa ayah saya, saya semakin yakin dengan keputusan ini dibandingkan sebelumnya,” tulis La Pulga.
Diketahui, Jorge Messi meninggal dunia pada 8 Agustus 2026 dalam usia 68 tahun. Sebelumnya, Messi sempat mengungkapkan keraguan mengenai kelanjutan kariernya setelah kehilangan sang ayah.
Dengan keputusan tersebut, Messi tidak lagi memperkuat Argentina pada pertandingan-pertandingan internasional berikutnya. Meski demikian, pensiun dari tim nasional tidak berarti ia berhenti bermain sepak bola. Penyerang 39 tahun itu diketahui masih terikat kontrak dengan club Amerika Serikat (AS) Inter Miami hingga 2028 mendatang.***













