MAKLUMAT — Puluhan pimpinan cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Kota Blitar turun ke jalan menuntut kepastian pencairan anggaran pembinaan atlet 2026, Senin (7/9/2026). Aksi di depan Gedung DPRD di Jalan Ahmad Yani Kota Blitar itu dipimpin Plt Ketua KONI Kota Blitar yang juga Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba. Massa kemudian melakukan long march menuju Kantor Wali Kota Blitar untuk meminta penjelasan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin terkait belum cairnya anggaran pembinaan atlet.
Aksi berlangsung setelah rapat paripurna DPRD Kota Blitar selesai. Para pimpinan cabor membawa banner dan spanduk yang berisi tuntutan agar anggaran pembinaan segera dicairkan. Mereka juga meminta Kantor KONI Kota Blitar kembali dibuka.
Elim mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk keresahan para atlet dan pimpinan cabor yang hingga kini belum mendapatkan kepastian pencairan anggaran pembinaan atlet 2026.
View this post on Instagram
“Ini murni karena keresahan para atlet yang selama ini masih menunggu kejelasan kapan pencairan anggaran pembinaan atlet 2026,” kata Elim dikutip dari tayangan Instagram Radio Patria.
Menurut Elim, belum cairnya anggaran dan belum dibukanya Kantor KONI Kota Blitar berdampak terhadap program pembinaan atlet. Kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap persiapan dan keikutsertaan atlet dalam berbagai kompetisi, baik tingkat kabupaten/kota maupun nasional.
Sudah Berulang Kali Hearing
Elim mengatakan KONI Kota Blitar sudah beberapa kali melakukan hearing dan berdiskusi dengan DPRD Kota Blitar serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar.
Namun, rangkaian pertemuan tersebut belum menghasilkan kepastian mengenai pencairan anggaran pembinaan atlet.
Karena itu, para pimpinan cabor melalui KONI memilih menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui aksi unjuk rasa.
Setelah menyampaikan tuntutan di depan Gedung DPRD, massa bergerak menuju Kantor Wali Kota Blitar. Mereka berharap Syauqul Muhibbin menemui langsung dan memberikan penjelasan terkait persoalan anggaran tersebut.
Namun, hingga sekitar pukul 11.30 WIB, Wali Kota Blitar belum menemui massa.
Syauqul meninggalkan lokasi setelah mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Blitar untuk melanjutkan agenda pemerintahan.
150 Polisi Amankan Aksi
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, telah menerjunkan 150 personel untuk mengamankan jalannya aksi. Personel disebar di sejumlah titik, antara lain Jalan Cokroaminoto, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Merdeka.
Pengamanan juga melibatkan petugas Dinas Perhubungan Kota Blitar dan Satpol PP Kota Blitar.
“Aksi berlangsung lancar dan kondusif meskipun massa melakukan long march menuju Kantor Wali Kota Blitar,” kata Kalfaris.
Persoalan anggaran KONI 2026 kini menjadi perhatian karena menyangkut keberlanjutan program pembinaan atlet Kota Blitar. Di tengah tuntutan tersebut, Elim berada dalam posisi yang tidak biasa: sebagai Wakil Wali Kota Blitar sekaligus Plt Ketua KONI, ia memimpin aspirasi olahraga yang meminta kepastian kepada pemerintah kota.
*Kontributor Kota Blitar: Nur Rozik














