Ipda Purnomo Pamit dari YouTube, Sebut Didatangi Pihak yang Cek Penghasilan

Ipda Purnomo

MAKLUMAT — Ipda Purnomo menyatakan akan menutup kanal YouTube miliknya secara permanen mulai bulan depan. Pernyataan itu disampaikan setelah ia mengaku didatangi pihak yang menanyakan dan mengecek penghasilannya dari aktivitas media sosial.

Purnomo menyampaikan hal tersebut melalui akun Instagram @purnomopolisibaik. Dalam unggahannya, dilihat pada Selasa (29/9), ia mengatakan telah memberikan nomor rekening kepada pihak yang datang untuk melihat penghasilan sekaligus arus uang dari aktivitas media sosialnya.

“Assalamualaikum, sore ini saya kedatangan tamu dari pihak yang mengaku sering mengecek pendapatan penghasilan saya dari media sosial. Hari ini saya sampaikan, saya langsung kasih nomor rekening,” kata Purnomo.

 

 

Ia mengatakan sengaja memberikan nomor rekening agar pihak tersebut dapat melihat penghasilan dari media sosial dan mengetahui arus uang yang masuk ke rekeningnya.

Purnomo juga menyebut penghasilan dari media sosial selama ini berkaitan dengan kegiatan bersedekah yang dilakukannya.

“Kalau seandainya masih ada untung, tak suruh mengambil. Tapi kalau penghasilan dari media sosial kurang dari kegiatan bersedekah saya, mereka akan menambahkan,” ujarnya.

Baca Juga  Dukung Wacana Satu Orang Satu Akun Medsos, MPR: Kerap Disalahgunakan

Menurut Purnomo, dirinya tidak mengisi data yang diminta, tetapi memilih menyerahkan nomor rekening agar dapat dilakukan pengecekan.

Tutup YouTube Mulai Bulan Depan

Setelah menyampaikan hal tersebut, Purnomo mengumumkan keputusan untuk menghentikan aktivitas di kanal YouTube miliknya.

“Mulai bulan depan saya akan tutup channel YouTube saya selamanya,” katanya.

Meski tidak lagi menggunakan kanal YouTube, Purnomo memastikan tetap akan membuat konten di media sosial. Namun, konten yang dibuat ke depan akan berupa video pendek berisi ajakan untuk berbuat baik.

“Saya hanya akan buat video pendek untuk ajakan berbuat baik tanpa channel YouTube lagi,” ujarnya.

Purnomo juga meminta maaf kepada masyarakat apabila selama aktif di media sosial terdapat video atau ucapan yang dianggap keliru.

“Saya mohon maaf jika ada salah video dan atau salah ucap selama bermain media sosial,” tuturnya.

Unggahan Dibanjiri Komentar Warganet

Pernyataan Purnomo tersebut mendapat perhatian luas dari pengguna Instagram. Hingga Selasa (29/9/2026), unggahan tersebut tercatat telah mendapat sekitar 88,7 ribu tanda suka.

Ribuan komentar muncul di bawah unggahan tersebut. Sebagian besar berisi dukungan, doa, dan permintaan agar Purnomo tetap semangat menjalankan kegiatan sosialnya.

Baca Juga  Ketika Rakyat Mengencangkan Ikat Pinggang, ASN Justru Viral Pamer Gaji ke-13

“Semakin baik seseorang, semakin banyak ujiannya,” tulis salah satu pengguna.

Komentar lain mendoakan agar Purnomo mendapat kelancaran rezeki sehingga tetap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ada pula warganet yang mempertanyakan pihak yang datang menemui Purnomo. Salah satu komentar meminta Purnomo menunjukkan siapa pihak tersebut.

Namun, komentar warganet itu merupakan respons pengguna media sosial dan tidak dapat dijadikan dasar untuk memastikan identitas maupun tujuan pihak yang disebut Purnomo dalam unggahannya.

Dikenal karena Kegiatan Kemanusiaan

Ipda Purnomo merupakan anggota kepolisian dari Polres Lamongan, Jawa Timur, yang dikenal melalui kegiatan sosialnya, terutama dalam membantu merawat dan merehabilitasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Purnomo mengembangkan kegiatan tersebut melalui Yayasan Berkas Bersinar Abadi di Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan.

Rumah pribadinya juga digunakan sebagai tempat rehabilitasi dan kegiatan yayasan. Dalam menjalankan kegiatan tersebut, ia disebut mendapat dukungan tenaga medis, dokter spesialis jiwa, perawat, serta kegiatan keagamaan.

Purnomo juga dikenal melalui akun media sosial Purnomo Belajar Baik yang selama ini digunakan untuk membagikan kegiatan sosial dan pesan-pesan ajakan berbuat baik.

Dengan keputusan menutup kanal YouTube, Purnomo menyatakan tetap akan menyampaikan pesan serupa melalui video pendek di media sosial. ***

Baca Juga  Kemendikdasmen Raih Gold Play Button YouTube, Tanda Penghargaan bagi Kolaborasi Digital dalam Pendidikan