Wabup Mimik Idayana Wanti-wanti Proyek Betonisasi Jalan Kedungbanteng Harus Rampung Sesuai Target

Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana saat melakukan sidak pengerjaan proyek betonisasi Jalan Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Rabu (30/9/2026). (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek betonisasi Jalan Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Rabu (30/9/2026).

Pengerjaan proyek tersebut saat ini disebut telah memasuki tahap pembuatan saluran drainase. Dalam sidaknya, Mimik meminta pengerjaan peninggian jalan sepanjang 700 meter dengan lebar 5 meter tersebut harus berjalan sesuai target dan memenuhi spesifikasi yang ditetapkan.

Betonisasi Jalan Kedungbanteng ditargetkan selesai pada Desember 2026. Mimik meminta kontraktor menambah sumber daya manusia agar pekerjaan dapat dipercepat.

“Sampai minggu ke-10 ini, progres mencapai 18 persen dari target. Bulan Desember tanggal 18 (2026) harus selesai. Sumber daya manusianya (SDM) harus ditambah,” tandasnya.

Mimik juga meminta kontraktor memperhatikan kualitas pekerjaan, termasuk pemasangan box culvert yang digunakan untuk saluran drainase.

Menurutnya, material box culvert yang digunakan telah memenuhi standar SNI. Namun, terdapat sejumlah pemasangan yang perlu diperbaiki karena sambungan antarkomponen dinilai belum rapat.

“Tapi, ada beberapa yang harus dibenerin karena banyak sekali box culvert ini pasangnya kurang pas. Kurang rapat,” ucapnya.

Dalam sidak tersebut, Mimik juga meminta tiang-tiang listrik yang menghalangi pemasangan box culvert dipindahkan. Keberadaan tiang tersebut dinilai dapat mengganggu aliran air hujan apabila tidak ditangani.

Baca Juga  Namanya Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Rp28 Miliar, Bupati Subandi: Saya Akan Laporkan Balik!

Ia juga meminta Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo melakukan normalisasi saluran yang berada di sisi Jalan Kedungbanteng, baik di sebelah kanan maupun kiri jalan.

Mimik mengatakan akan terus memantau perkembangan proyek tersebut. Ia bahkan berencana kembali melakukan sidak ketika proses pengecoran jalan dimulai untuk memastikan material yang digunakan sesuai dengan spesifikasi dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Nanti saat pengecorannya saya diinfo, saya mau cek itu,” ucapnya.

Lebih jauh, Mimik juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kedungbanteng yang terdampak pekerjaan betonisasi.

Peninggian Jalan Kedungbanteng mencapai sekitar 40 hingga 60 sentimeter. Kondisi tersebut membuat posisi jalan nantinya lebih tinggi dibandingkan sejumlah rumah warga.

Sebab itu, Mimik meminta warga menyesuaikan ketinggian rumah masing-masing secara mandiri. “Karena jalan ini lebih tinggi daripada rumah penduduk, maka secara otomatis warga harus mandiri meninggikan rumahnya,” katanya.

Sementara itu, Konsultan Pengawas proyek, Aris, mengatakan betonisasi Jalan Kedungbanteng mulai dikerjakan pada Agustus 2026. Saat ini pekerjaan meliputi pembangunan plengsengan sungai dan pemasangan box culvert saluran drainase.

Kedua pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada minggu ke-20. Setelah itu, pengerjaan akan dilanjutkan dengan pengecoran badan jalan.

Baca Juga  Umsida dan Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Strategis: Dari Bumdes, Wisata Halal, hingga Cyber Security

Aris mengatakan target penyelesaian proyek masih dapat dicapai sesuai jadwal. Namun, pihaknya berupaya mempercepat pekerjaan agar betonisasi dapat selesai sebelum memasuki musim penghujan.

“Sebenarnya schedule-nya masih panjang. Masih 18 Desember. Nah kita usahakan kalau bisa ada percepatan. November ini sudah selesai supaya nggak sampai hujan,” jelas Aris.***