MAKLUMAT — Kepala SMK Muhammadiyah 3 (Mutia) Ngoro, Mojokerto, Ustaz Ednan Rudianto SH MKn, menyampaikan pentingnya 3E, yakni education, environment, serta experience, untuk mencapai kesuksesan di masa depan.
Hal itu ia sampaikan ketika memberikan sambutan dalam Opening Ceremony Sertifikasi Kompetensi 2026 yang dilaksanakan di Cordoba Ballroom Mutia Exhibition Center, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswa SMK Mutia Ngoro yang merupakan peserta sertifikasi.
Total terdapat 540 siswa dari lima jurusan di SMK Mutia yang mengikuti Sertifikasi Kompetensi 2026, yakni dari jurusan Desain Komunikasi Visual, Teknik Elektronika Industri, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Mekanika Industri, serta Kuliner.
Sertifikasi kompetensi tersebut melibatkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) serta mitra industri, di antaranya LSP Pariwisata Semesta Nusantara, LSP Perkapalan, LSP Media Informatika, LSP Elektronika Nasional, serta PT Datek Inovasi Nusantara.
Turut hadir dalam Sertifikasi Kompetensi 2026 SMK Mutia Ngoro di antaranya Pinky Hidayati SPsi MPsi yang merupakan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, serta Adrianus Patiung SE MM dari PPK Tim Kerja Peserta Didik Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Pentingnya Sertifikasi Kompetensi di Dunia Kerja
Dalam kesempatan itu, Ustaz Ednan menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi para siswa SMK, khususnya ketika mereka lulus dan memasuki dunia kerja.
Sebab itu, ia berharap seluruh peserta Sertifikasi Kompetensi SMK Mutia dapat menjalani tes dengan sungguh-sungguh dan dinyatakan lulus seluruhnya.
“Targetnya adalah lulus semua di sini, Aamiin. Jadi kalau belum lulus harus dievaluasi, harus lulus, nanti tes ulang,” ujarnya, saat memberikan sambutan.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara hard skill dan soft skill. Ustaz Ednan juga berpesan terkait pentingnya etika dalam dunia kerja, yang menurutnya berdampak pada keberlanjutan posisi mereka di tempat kerjanya.
“Sertifikat yang kalian dapat nanti insya Allah akan memudahkan kalian diterima di tempat bekerja. Tetapi etika, etika kamu di tempat bekerja itulah yang membuat kamu dipertahankan di tempat bekerja. Jadi, antara hard skill dengan soft skill ini seimbang,” tandasnya.
“Kalian nanti akan punya sertifikat yang menandakan bahwa kalian punya kompetensi. Jadi kalau ditanya apa buktinya? Buktinya adalah sertifikat kompetensi ini, yang lambangnya adalah BNSP dan Garuda. Inilah yang akan kamu dapatkan nanti modal untuk masuk ke dunia kerja,” imbuh Ustaz Ednan.
Pentingnya Menerapkan 3E untuk Meraih Sukses
Lebih lanjut, Ustaz Ednan juga berpesan tentang pentingnya penerapan 3E, yang disebutnya telah sering disampaikan dalam giat Morning Spiritual Gathering (MSG) di lingkungan SMK Mutia Ngoro.
3E yang ia maksud adalah education (pendidikan), environment (lingkungan), dan experience (pengalaman). Menurutnya, 3E tersebut akan membawa para peserta didik mampu meraih kesuksesan di masa depan setelah lulus dari pendidikan di SMK Mutia Ngoro.
“Yang pertama adalah edukasi, pendidikan. Kalian jangan pernah berpikir “gawe opo sekolah iku, Sekolah gak sekolah podo ae (buat apa sekolah itu, bersekolah atau tidak bersekolah sama saja)”. Tidak! Pendidikan itulah jalan memperbaiki ekonomi. Karena itu, perbaikan pendidikan, maka juga merupakan perbaikan ekonomi,” terang Ustaz Ednan.
“E” kedua adalah environment atau lingkungan, baik lingkungan tempat secara fisik, maupun lingkungan sosial pergaulan. Ia mengajak para siswa SMK Mutia peserta Sertifikasi Kompetensi untuk membentuk dan memilih lingkungan pergaulan yang positif dan produktif.
“Yang ketiga adalah experience. Yang ketiga adalah pengalaman. Kejar pengalaman. Dan saya harap SMK Mutia ini menjadi tempat bagi kalian untuk mencari pengalaman yang lebih luas,” pungkas sosok yang juga menjabat Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Mojokerto tersebut.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, Pinky Hidayati SPsi MPsi, berpesan kepada para siswa SMK Mutia yang mengikuti Sertifikasi Kompetensi agar tidak khawatir menghadi tes.
Ia mengaku yakin, pembelajaran yang telah diberikan selama menjadi siswa SMK Mutia serta persiapan yang telah dilakukan para siswa akan mampu membawa hasil yang memuaskan dalam Sertifikasi Kompetensi.
“Kalian mengikuti uji sertifikasi, uji kompetensi, enggak usah khawatir. Insya Allah persiapan kalian sekian lama, kalian sudah belajar di SMK Mutia ini sudah sangat banyak ilmu yang kalian dapatkan. Hari ini tunjukkan kemampuan kalian dan siaplah untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ucapnya memotivasi para peserta.***
*) Penulis: Ubay NA











