MAKLUMAT — BYD akan meluncurkan sedan listrik flagship Da Han EV di China pada 13 Oktober 2026. Menjelang peluncuran, mobil listrik ini mencuri perhatian lewat efisiensi energi dan jarak tempuh yang diklaim mencapai 1.008 kilometer.
Mengutip laporan Autohome dan CNC, BYD Da Han EV memiliki koefisien hambatan aerodinamika 0,197 Cd. Untuk varian penggerak roda belakang (RWD), konsumsi energi resminya tercatat 11,5 kWh/100 km dengan jarak tempuh CLTC hingga 1.008 km.
Da Han sebelumnya telah membuka pra-penjualan pada Agustus 2026 dengan rentang harga 249.900 hingga 299.900 yuan atau sekitar Rp600 juta-Rp720 juta jika dikonversikan secara kasar. Harga tersebut masih merupakan harga pra-penjualan.
BYD dijadwalkan mengumumkan harga ritel final dan detail pengiriman pada peluncuran 13 Oktober. Pengiriman kepada konsumen disebut akan dimulai sekitar dua pekan setelah peluncuran.
BYD Da Han Punya Tiga Varian
BYD Da Han memiliki dimensi panjang 5.256 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.510 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 3.130 mm.
Seluruh varian menggunakan baterai Blade generasi kedua berkapasitas 102,3 kWh dengan teknologi lithium iron phosphate (LFP).
Da Han ditawarkan dalam tiga konfigurasi.
Pertama, 1008km RWD Premium dengan motor listrik 370 kW atau sekitar 496 hp dan torsi 500 Nm. Mobil ini mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 4,9 detik.
Konsumsi energinya tercatat 11,5 kWh/100 km dengan jarak tempuh CLTC mencapai 1.008 km. Dalam pengujian berbasis WLTP, jarak tempuhnya diperkirakan sekitar 820 km.
Varian kedua adalah 1008km RWD Flagship. Konfigurasi motor listriknya sama, tetapi mendapat tambahan perlengkapan untuk penumpang belakang.
Sementara varian tertinggi adalah 880km AWD Flagship. Varian ini menggunakan dua motor listrik dengan tenaga gabungan 570 kW atau sekitar 764 hp dan torsi maksimum 910 Nm.
Akselerasi 0-100 km/jam varian AWD hanya membutuhkan 3,3 detik. Konsumsi energinya tercatat 13,1 kWh/100 km dengan jarak tempuh CLTC hingga 880 km atau sekitar 715 km berdasarkan WLTP.
BYD juga mengklaim baterai Da Han dapat diisi dari 10 persen hingga 97 persen dalam waktu sekitar sembilan menit menggunakan stasiun pengisian daya berdaya tinggi yang kompatibel.
Aerodinamika Jadi Andalan
Efisiensi Da Han tidak hanya mengandalkan kapasitas baterai. Desain bodinya juga dirancang untuk menekan hambatan udara.
Koefisien hambatan aerodinamika sebesar 0,197 Cd menjadi salah satu faktor penting yang membantu menekan konsumsi energi.
BYD juga membekali seluruh varian dengan kemudi roda belakang. Teknologi tersebut membuat radius putar Da Han hanya 4,95 meter.
Pada bagian suspensi, sedan listrik ini menggunakan sistem suspensi udara DiSus-A dual-chamber.
Dibekali ADAS dan LiDAR
BYD juga menjadikan perangkat keras sistem bantuan pengemudi sebagai perlengkapan standar Da Han.
Sistem tersebut menggunakan DiPilot, yang dipasarkan di China dengan nama God’s Eye 5.0. Perangkatnya dilengkapi sensor LiDAR yang terpasang di bagian atap.
Sistem bantuan pengemudi tersebut mendukung navigasi kecepatan tinggi, navigasi perkotaan otomatis atau Urban NOA, serta parkir valet otomatis.
Meski memiliki kemampuan bantuan pengemudi yang cukup maju, sistem tersebut tetap dikategorikan sebagai Level 2+, bukan kendaraan otonom penuh.
BYD juga menawarkan program garansi ganti rugi selama satu tahun untuk kondisi tertentu. Perlindungan tersebut mencakup kerugian ekonomi akibat kecelakaan yang memenuhi persyaratan ketika fitur Urban NOA digunakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kabin Dibekali Layar 17,3 Inci
Masuk ke kabin, Da Han membawa layar tengah berukuran 17,3 inci dengan resolusi 3K.
Layar tersebut menjalankan sistem operasi DiLink 300 yang dilengkapi agen suara berbasis AI BYD, DiDiXia, untuk pasar domestik China.
Sistem audio menggunakan perangkat Devialet dengan konfigurasi 7.1.4 kanal dan 31 speaker.
Fitur lain yang ditawarkan antara lain jok kulit Nappa, kursi depan dengan posisi zero gravity, serta sistem pengharum ruangan aktif.
Diposisikan di Atas Han EV
BYD menempatkan Da Han sebagai sedan flagship yang berada di atas Han EV dalam jajaran produk Dynasty.
Kehadiran Da Han juga terjadi ketika penjualan lini sedan Han di pasar China mengalami tekanan.
Menurut data China EV DataTracker, penjualan Han yang sebelumnya berada di kisaran 7.000-8.900 unit per bulan pada akhir 2025 turun menjadi sekitar 3.000 unit per bulan sepanjang 2026.
Pada Agustus 2026, penjualan Han tercatat 2.997 unit, turun 61,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, Han L mengalami penurunan yang lebih tajam. Setelah mencapai 2.934 unit pada Desember 2025, penjualannya turun menjadi hanya 205 unit pada Agustus 2026, atau merosot 90,7 persen secara tahunan.
Peluncuran Da Han menjadi salah satu langkah BYD untuk memperkuat kembali posisi sedan flagship Dynasty di tengah persaingan pasar mobil listrik China yang semakin ketat.
BYD akan mengumumkan harga ritel final dan informasi pengiriman Da Han pada 13 Oktober 2026.***













