Gerak Nyata Dakwah Muhammadiyah, Siapkan Dai untuk Daerah 3T dan Internasional

Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin. (Foto: Medcom Muh)

MAKLUMAT — Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah bersama Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU) menggelar seleksi nasional perekrutan dai untuk penugasan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) serta dakwah internasional ke Thailand.

Langkah tersebut menegaskan komitmen LDK PP Muhammadiyah dalam memperluas jangkauan dakwah hingga ke pelosok negeri dan mancanegara.

Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menilai bahwa dakwah saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih humanis dan solutif. Sebab itu, ia berharap agar para mubalig Muhammadiyah mampu hadir dengan pendekatan yang ramah dan mencerahkan.

“Kami tidak hanya mencari dai yang pandai berbicara, tetapi yang mampu hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan mereka, dan memberikan solusi dengan pendekatan yang ramah dan mencerahkan. Inilah wajah dakwah Muhammadiyah,” ujarnya, dikutip Jumat (16/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut menjadi bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah dalam menghadirkan Islam yang mencerahkan dan menggembirakan di tengah dinamika masyarakat global.

Program tersebut dirancang untuk melahirkan dai-dai muda yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga tangguh, adaptif, serta mampu menjawab persoalan umat secara bijak dan solutif.

Arifin menegaskan bahwa program tersebut merupakan langkah awal dari gerakan dakwah yang lebih luas dan berkelanjutan, baik di daerah 3T maupun di kancah global.

Baca Juga  Soroti Maraknya Judi Online, Wakil Ketua PWM Jatim Minta Pemerintah dan Aparat Tegas

“Ini adalah langkah awal. Insya Allah program ini akan terus berlanjut dan diperkuat, baik dalam dakwah di daerah 3T maupun dakwah global. Kami ingin melahirkan lebih banyak dai yang siap mengabdi dan membawa Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam,” katanya.

Di sisi lain, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU, Zailani, menekankan pentingnya kualitas serta integritas dai yang akan diterjunkan ke lapangan. Menurutnya, para dai bukan hanya penyampai pesan agama, tetapi juga representasi wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

“Dai yang akan dikirim ke daerah 3T dan luar negeri harus memiliki kecakapan yang utuh—ilmu, akhlak, dan kesiapan mental,” tandasnya.

Usai mengikuti pengarahan, seluruh peserta melanjutkan tahapan seleksi dan skrining yang dilakukan tim LDK PP Muhammadiyah untuk memastikan kualitas serta kesiapan para calon dai.

Para peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan diberangkatkan secara serentak pada awal Mei 2026 untuk mengemban misi dakwah di daerah 3T dan luar negeri.

Kehadiran para dai tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial yang membawa harapan, ketenangan, serta kemajuan bagi masyarakat.

Baca Juga  Muslimah Basketball Surabaya, Saat Olahraga Jadi Jalan Dakwah dan Ukhuwah

Selain itu, program tersebut juga menjadi bukti gerakan nyata Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dalam menghadirkan dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman, serta menyiapkan kader-kader terbaik untuk menjawab tantangan umat.