MAKLUMAT — Penyerang tim nasional Norwegia, Erling Haaland, mengaku hampir tidak percaya negaranya mampu mencetak sejarah dengan menembus perempat final Piala Dunia setelah menyingkirkan Brazil national football team di babak 16 besar.
Haaland menjadi pahlawan kemenangan Norwegia dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 atas Brasil di New Jersey. Gol pertama lahir pada menit ke-79 melalui sundulan yang mengalahkan bek Brasil sebelum menaklukkan penjaga gawang Alisson Becker.
Sementara gol keduanya tercipta pada babak tambahan waktu melalui tendangan kaki kiri dari tepi kotak penalti. Brasil sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti Neymar pada menit-menit akhir, namun Norwegia berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan tersebut menjadi tonggak bersejarah bagi Norwegia. Setelah terakhir tampil di Piala Dunia pada 1998 dan belum pernah memenangkan pertandingan fase gugur dalam tiga penampilan sebelumnya, kini tim berjuluk The Lions itu berhasil melangkah ke delapan besar.
“Saya hampir tidak percaya. Saya bermimpi bermain di Piala Dunia bersama Norwegia, tetapi tidak pernah membayangkan bisa mengalahkan Brasil,” kata Haaland seperti dilansir laman Man City, Selasa (7/7/2026).
Pemain berusia 25 tahun itu mengaku pencapaian tersebut terasa tidak nyata baginya.
“Saya pikir beberapa hal mustahil dilakukan, tetapi ternyata saya salah. Mencetak tujuh gol untuk Norwegia di Piala Dunia terasa sangat istimewa. Saya terkadang harus mencubit diri sendiri karena semua ini luar biasa,” ujarnya.
Pada babak perempat final, Norwegia akan menghadapi England national football team di Miami pada Minggu dini hari WIB untuk memperebutkan tiket ke semifinal.
Meski telah mencatat sejarah, Haaland menegaskan perjalanan Norwegia belum selesai.
“Kami berkembang dari waktu ke waktu. Cara kami bermain hari ini menunjukkan bahwa Norwegia adalah tim yang fantastis dan kami layak disebut sebagai salah satu tim terbaik di Eropa dan dunia,” katanya.
Menurut Haaland, keberhasilan menembus perempat final menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh rakyat Norwegia setelah menunggu hampir tiga dekade untuk kembali bersinar di panggung sepak bola dunia.
“Saya sangat bangga dengan negara saya dan semua orang yang mendukung kami,” tutupnya.***













