MAKLUMAT — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Ogan Ilir menggelar kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 M sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi gerakan dakwah di tingkat daerah, Ahad (29/03/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis pasca-Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan sinergi antar pimpinan, majelis, lembaga, dan seluruh elemen Muhammadiyah di Kabupaten Ogan Ilir.
Ketua PDM Ogan Ilir, Sudarta Salaman SE MM, menegaskan bahwa Halalbihalal tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga ruang strategis dalam memperkuat ideologi gerakan.
“Halal Bihalal ini merupakan bagian dari kesinambungan pengajian dan dakwah Muhammadiyah. Tidak ada persoalan dalam pelaksanaannya, selama menjadi sarana memperkuat dakwah amar makruf nahi munkar, internalisasi nilai-nilai Muhammadiyah, serta membangun militansi kader,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya momentum ini dalam menguatkan semangat “Hari Bermuhammadiyah” sebagai bagian dari pembinaan kader yang berkelanjutan di lingkungan persyarikatan.
Pada kesempatan tersebut, PDM Ogan Ilir menghadirkan narasumber dari Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Pulau Pinang, Malaysia, Ustaz Sidik Al Kahfi BEd. Ia merupakan kader Muhammadiyah asal Ogan Ilir yang telah menyelesaikan studi S1 di Malaysia dan kini melanjutkan studi S2 sambil aktif dalam gerakan Muhammadiyah di luar negeri.
Kehadirannya diharapkan memberikan perspektif global terkait perkembangan dakwah Muhammadiyah, khususnya dalam penguatan literasi, publikasi, dan pengembangan dakwah berbasis digital.
Dalam paparannya, Ustaz Sidik Al Kahfi menyampaikan bahwa dinamika gerakan Muhammadiyah di Malaysia menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat.
“Di Malaysia, kader Muhammadiyah tidak terlalu menonjolkan identitas struktural, apakah di PCIM, IMM, atau lainnya. Yang utama adalah bagaimana melebur dan berkontribusi dalam seluruh aktivitas dakwah, baik skala besar maupun kecil, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Muhammadiyah,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah, majelis dan lembaga, pimpinan cabang dan ranting, organisasi otonom (ortom), serta amal usaha Muhammadiyah se-Kabupaten Ogan Ilir.
Melalui halal bihalal tersebut, diharapkan seluruh peserta dapat mengambil hikmah Idulfitri untuk kembali kepada fitrah, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan komitmen dalam berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat), demi terwujudnya Muhammadiyah yang semakin berkemajuan di Ogan Ilir. ***













