Hercules Minta Amien Rais Jaga Mulut: Saya Sudah Tidak Mau Tangan Saya Berdarah Lagi

profil hercules

MAKLUMAT — Ketua Umum GRIB Jaya Hercules mengancam mantan Ketua MPR Amien Rais untuk menjaga mulutnya. Hal ini diduga kuat karena kritik Amien Rais terhadap hubungan kerja antara Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

“Hati-hati kalau bicara. Saya ingatkan, jangan lagi bicara seperti anak-anak atau seperti preman pasar kaki lima,” ujar Hercules dalam unggahan video singkat akun X @humorjontampan yang bersumber dari Okezone, Senin (11/5/2026).

Pernyataan tersebut diduga disampaikan Hercules usai perayaan HUT ke-15 GRIB Jaya di Istora Senayan pada Sabtu (10/5/2026).

Menyayangkan Sikap Tokoh Senior

Hercules sangat menyayangkan pernyataan Amien Rais yang dinilainya tidak pantas keluar dari lisan seorang tokoh senior nasional. Ia berpendapat bahwa kritik semacam itu berpotensi memicu kegaduhan politik di tengah masyarakat. “Banyak orang antre. Antre itu untuk apa? Antre untuk sentil kupingnya,” tegas Hercules.

Secara terbuka, Hercules meminta mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut untuk lebih berhati-hati dalam berbicara di ruang publik dan menjaga etika saat mengkritik pemerintah.

Baca Juga  Pradana Boy: Khazanah Pemikiran Muhammadiyah Harus Banyak Mengisi Ruang Publik

Pesan dari “Tangan yang Sudah Dicuci”

Dalam pernyataannya, Hercules juga menyinggung perjalanan spiritualnya sebagai bentuk penegasan bahwa ia kini lebih memilih jalan damai, namun tetap merasa terusik oleh sikap Amien Rais.

“Saya sudah cuci tangan saya dari dunia-dunia begitu. Saya sekarang sudah banyak berdoa. Jadi, pesan saya buat Pak Amien Rais di hari ulang tahun ke-15 GRIB Jaya: bicaralah sebagai tokoh nasional dan panutan Indonesia. Jangan bicara seperti premanisme. Saya ingatkan Bapak,” kata Hercules sambil mengacungkan telunjuk ke atas.

Ia menambahkan bahwa meski ia tetap menaruh hormat, tindakan Amien dinilai tidak mencerminkan sisi intelektual seorang tokoh bangsa.

“Kami menghormati Bapak sebagai tokoh nasional. Jaga mulutnya, hati-hati saya ingatkan ya, Pak Amien Rais. Itu peringatan keras buat Bapak. Saya sudah tidak mau tangan saya berdarah lagi. Saya sudah cuci tangan saya di Makkah dan Madinah berkali-kali. Namun, saya marah karena Bapak bicara seperti premanisme, seperti orang yang tidak intelektual,” lanjutnya.

Ketegangan ini mencuat setelah Amien Rais sebelumnya melontarkan kritik tajam terkait hubungan kerja antara Presiden Prabowo dengan Teddy Indra Wijaya. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari berbagai kelompok pendukung pemerintah.***

Baca Juga  Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H pada 8 Februari 2027