MAKLUMAT — Anggota Komisi X DPR RI Reni Astuti mengingatkan supaya rencana penerapan kebijakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) gratis jangan sampai membuat kualitas perkuliahan justru menurun.
Tak cuma itu, Reni juga menekankan agar jika kebijakan tersebut benar-benar diterapkan, jangan sampai justru membuat kesejahteraan dosen “terganggu”.
“Kebijakan pendidikan gratis di PTN itu juga jangan sampai mengurangi kualitas perkuliahan dan juga jangan sampai mengganggu kesejahteraan dosen yang sudah ada,” sorotnya, saat ditemui usai menjadi pembicara dalam Sekolah Politik Perempuan di Amaris Hotel, Surabaya, Sabtu (26/9/2026).
Ia mewanti-wanti, penggratisan PTN jangan sampai seolah menjadi alasan yang justru dapat menghambat karier dan kesejahteraan dosen.
“Jangan sampai dengan alasan gratis kemudian nanti karier, kemudian kesejahteraan dosen terdampak, jadi semuanya harus tumbuh,” tandas legislator dari Dapil Jawa Timur I (Surabaya dan Sidoarjo) itu.
Respons dan Harapan Publik
Menurut Reni, respons dan harapan masyarakat begitu besar terhadap wacana kebijakan PTN gratis. Menurutnya, masyarakat sangat berharap agar janji Presiden itu tidak sekadar menjadi wacana, melainkan betul-betul menjadi kebijakan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tanpa harus menunggu lama.
“Secara umum yang paling banyak adalah punya harapan yang besar dan ini benar-benar terwujud,” tandas Reni.
“Dan tugasnya pemerintah, apalagi ketika Presiden sudah menyampaikan, maka tugas dari menteri untuk segera mengkaji dan kemudian menjalankan, mengeksekusi ini,” pungkasnya.***
*) Penulis: Ubay NA












