MAKLUMAT — Ibadah kurban tidak boleh sekadar menjadi ritual tahunan tanpa dampak nyata. Penegasan tersebut disampaikan oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bojonegoro, Ustaz M arif Susanto MPdI, saat menyampaikan khutbah Salat Iduladha 1447 Hijriah di halaman Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 16 Jumput.
Di hadapan sekitar 500 jamaah Muhammadiyah Ranting Jumput dan sekitarnya yang memadati lokasi sejak pagi, Ustaz M Arif Susanto mengupas esensi khutbah bertajuk “Keteladanan Nabi Ibrahim: Iman, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial“. Ia menyerukan pentingnya meruntuhkan sekat-sekat sosial melalui momentum hari raya ini.
“Iduladha mengajarkan kita tentang tiga pilar utama: iman yang kokoh, kesiapan untuk berkorban, dan bagaimana pengorbanan tersebut berdampak pada kepedulian sosial terhadap sesama,” ujar Ustaz M Arif Susanto.
Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin individualistis, nilai kepedulian sosial menjadi sangat krusial. Melalui pembagian daging kurban, umat Muslim diajak untuk saling berbagi dan merangkul masyarakat yang kekurangan tanpa memandang strata sosial.
Usai Salat Iduladha, Ketua Ranting Muhammadiyah Jumput, H Djamil SPdI, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan dan mengawal pesan khutbah tersebut menjadi aksi nyata di lapangan. Ia juga mengapresiasi kekompakan warga yang hadir memenuhi halaman madrasah dengan tertib.
“Alhamdulillah, kehadiran jamaah luar biasa kompak. Semangat kebersamaan ini menunjukkan bahwa syiar Islam di Ranting Jumput terus hidup dan solid. Kami berharap esensi kepedulian sosial yang disampaikan khatib tadi benar-benar tertanam dalam aksi nyata pasca-salat ini,” tandasnya.
Senada, salah seorang jamaah bernama Yakub, mengaku bahwa penekanan khutbah mengenai dampak sosial kurban sangat menyentuh dan relevan dengan kondisi lingkungan saat ini.
“Penyampaian khatib sangat menyentuh. Mengingatkan kita lagi kalau kurban itu bukan cuma soal menyembelih hewan, tapi soal bagaimana kita peduli dan berbagi dengan tetangga sekitar yang kekurangan,” tuturnya.
Usai Salat Iduladha yang berlangsung khidmat dan lancar tersebut, para jamaah saling bersalaman dan melanjutkan agenda dengan gotong-royong melaksanakan penyembelihan hewan kurban serta pendistribusian daging kurban oleh pengurus ranting dan warga setempat.














