Luncurkan Program Penyembelihan Halal, Muhammadiyah Bangkalan Perkuat Ekonomi Kader dan Umat

Peluncuran Program Penyembelihan Halal di RPH Socah, Bangkalan. (Foto: Dok. Muhammadiyah Bangkalan/ Indra)

MAKLUMAT — Upaya penguatan ekonomi umat terus digerakkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bangkalan, melalui Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) yang meluncurkan program Penyembelihan Halal sebagai ikhtiar pemberdayaan ekonomi kader dan warga persyarikatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Potong Hewan (RPH) Socah, Rabu (28/1/2026).

Program penyembelihan halal dirancang untuk meningkatkan kompetensi kader dalam praktik penyembelihan hewan sesuai syariat Islam, sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis keahlian yang tersertifikasi. Peluncuran program ini menjadi penanda keseriusan Muhammadiyah Bangkalan dalam mengintegrasikan nilai keagamaan, profesionalisme, dan keberlanjutan ekonomi dalam satu gerak pemberdayaan.

Wakil Ketua PDM Bangkalan, Muliyar Muhtar, menegaskan bahwa program tersebut berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya kader agar memiliki sertifikat Juru Sembelih Halal (JULEHA).

“Program ini bertujuan memberdayakan kader Muhammadiyah yang memiliki kompetensi dalam penyembelihan hewan hingga tersertifikasi JULEHA,” ujarnya.

“Di saat yang sama, kami juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kompetensi penyembelihan yang tersertifikasi, karena hal itu akan berimbas langsung pada kehalalan daging yang dihasilkan,” sambung Muliyar.

Menurutnya, standar kompetensi dan sertifikasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan jaminan atas proses halal yang berdampak pada ketenangan dan kepercayaan masyarakat dalam mengonsumsi daging. Dengan keahlian yang diakui secara resmi, kader Muhammadiyah diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan penyembelihan halal secara profesional, terutama pada momen-momen keagamaan strategis.

Baca Juga  Membangun Warisan Peradaban, Di Balik Tradisi Muhammadiyah Selalu Gelar Muktamar di Gedung Mewah

Senada, Sekretaris PDM Bangkalan, Suraji, berharap agar program penyembelihan halal tersebut dapat memperluas jumlah kader Muhammadiyah yang tersertifikasi JULEHA di wilayah paling barat Pulau Madura itu.

“Kami berharap dengan adanya program ini, Muhammadiyah Bangkalan memiliki semakin banyak kader yang tersertifikasi JULEHA,” harapnya.

“Kebutuhan ini sangat krusial, terutama saat Iduladha, untuk memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat dan dagingnya terjamin kehalalannya,” tambah Suraji.

Penguatan kompetensi JULEHA, lanjutnya, juga merupakan bagian dari kontribusi Muhammadiyah dalam pelayanan umat—menjaga kualitas ibadah sekaligus menghadirkan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi kader dan masyarakat.

Peluncuran program penyembelihan halal tersebut diharapkan menjadi langkah awal konsolidasi keahlian kader, penguatan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta peningkatan literasi halal di tengah masyarakat.

Dari RPH Socah, Muhammadiyah Bangkalan menegaskan komitmen untuk menghadirkan ekonomi umat yang berdaya, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan.