Profil Menkeu Suahasil Nazara, Profesor Ilmu Ekonomi UI

Menkeu Suahasil Nazara berbicara kepada awak media, dalam konferensi pers usai pelantikan pada Senin (14/9/2026). (Foto: Setpres)

MAKLUMAT — Prof Suahasil Nazara PhD kini mendapat mandat baru sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, menggantikan pendahulunya Purbaya Yudhi Sadewa.

Presiden Prabowo Subianto melantik langsung Suahasil di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (14/9/2026), berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029.

Penunjukan Suahasil menjadi perhatian karena ia bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sebelum dilantik sebagai menteri hari ini, ia telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) sejak 2019 di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kembali dipercaya dalam Kabinet Merah Putih setelah dilantik Prabowo pada Oktober 2024 silam.

Latar Belakang Akademik

Lahir di Jakarta pada 23 November 1970, Suahasil Nazara memiliki latar belakang akademik di bidang ekonomi. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana ekonomi di Universitas Indonesia (UI).

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Cornell University, Amerika Serikat, hingga meraih gelar Master of Science (MSc) dan menyelesaikan pendidikan doktoral bidang ekonomi di University of Illinois Urbana-Champaign, Amerika Serikat.

Sebelum masuk pemerintahan, Suahasil dikenal sebagai akademisi dan peneliti. Ia merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Baca Juga  Mengenal Naufal Rizky Firdaus, Presma UMM yang Jadi Koordinator Daerah BEM Nusantara Jatim

Karier dan Pengalaman Panjang

Karier Suahasil Nazara di pemerintahan berkembang melalui bidang kebijakan ekonomi dan fiskal. Dilansir dari berbagai sumber, ia pernah ditugaskan dalam sejumlah jabatan publik, di antaranya sebagai anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal (2009-2011), Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (2009-2015), Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (2010-2015), hingga anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (2013-2014).

Suahasil kemudian juga ditugaskan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal secara definitif pada 31 Oktober 2016.

Tak berhenti di situ, karier Suahasil kian melejit Ketika pada 25 Oktober 2019, ia dipercaya sebagai Wamenkeu dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Presiden Jokowi. Dan Kembali menduduki posisi tersebut di era Presiden Prabowo Subianto.

Pengalaman tersebut membuatnya cukup lama berada di pusat perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal. Selama menjadi wakil menteri, Suahasil turut terlibat dalam berbagai agenda pengelolaan keuangan negara, termasuk penyusunan kebijakan fiskal dan pengelolaan APBN.

Menkeu: Menjaga Keuangan Negara

Usai dilantik, Suahasil Nazara menyampaikan bahwa salah satu prioritasnya adalah menjaga kredibilitas anggaran negara. Ia juga menegaskan komitmen mempertahankan defisit fiskal di bawah batas 3 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Baca Juga  Edi Susanto: Melangkah dengan Kata, Menebar Manfaat untuk Sesama

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ujarnya, dalam konferensi pers usai pelantikan, Senin (14/9/2026).

“Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” imbuh Suahasil.

Ia juga menyatakan akan memastikan komunikasi pemerintah mengenai anggaran tetap dapat dipercaya serta APBN mendukung program-program prioritas pemerintah.

“APBN itu harus dapat dipercaya. Dan untuk itu kita akan melakukan dengan Kementerian Keuangan yang selama ini sudah bekerja dengan sangat-sangat keras, akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan APBN yang juga bisa betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Suahasil menilai pergantian Menteri Keuangan bukan merupakan perubahan besar di Kementerian Keuangan. Sebab, ia selama ini juga telah berada di dalam kementerian tersebut sebagai Wamenkeu.

Pergantian Menteri Keuangan kali ini merupakan pergantian kedua yang dilakukan Presiden Prabowo terhadap pos bendahara negara. Sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Dan kali ini Suahasil menggantikan Purbaya di posisi tersebut.***