Laba Bank Jatim Tumbuh 61,89 Persen, Kolaborasi Digital Antar-BPD Terus Diperluas

Lab bank jatim

MAKLUMAT – Kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menunjukkan pertumbuhan positif hingga triwulan III 2026. Laba bersih konsolidasi perusahaan mencapai Rp1,86 triliun atau meningkat 61,89 persen. Di tengah capaian tersebut, Bank Jatim juga memperluas kolaborasi digital dengan bank pembangunan daerah (BPD) lain untuk memperkuat bisnis dan layanan keuangan regional.

Hingga September 2026, total aset konsolidasi Bank Jatim tercatat Rp163,37 triliun atau tumbuh 30,59 persen. Penyaluran kredit mencapai Rp110,82 triliun, meningkat 38,09 persen dibandingkan periode pembanding.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun Bank Jatim mencapai Rp125,02 triliun atau tumbuh 25,87 persen. Pendapatan bunga bersih perusahaan juga meningkat 39,19 persen.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menjelaskan, penguatan kinerja perusahaan tidak hanya dilakukan melalui penyaluran pembiayaan dan pengelolaan dana masyarakat. Bank Jatim juga mengembangkan kolaborasi dengan BPD lain, terutama yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB).

Menurut Winardi, sinergi antar-BPD menjadi strategi untuk memperkuat eksistensi masing-masing bank, membuka peluang bisnis baru, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh anggota kelompok usaha.

“Di tengah dinamisnya kondisi ekonomi belakangan ini, kolaborasi merupakan jalan tengah bagi pelaku industri keuangan untuk bertahan dan tumbuh bersama saling melengkapi. Kolaborasi antar-BPD menjadi salah satu enabler bagi pertumbuhan ekonomi negara, dari regional untuk kekuatan nasional,” paparnya.

Baca Juga  Fraksi PDIP: Direksi Baru Bank Jatim Harus Pulihkan Kepercayaan Publik!

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut diwujudkan melalui layanan digital pembayaran JConnect PartnerPay yang disediakan Bank Jatim untuk Bank Banten. Platform ini memungkinkan nasabah Bank Banten melakukan transaksi secara real time melalui QRIS dan Virtual Account.

Layanan tersebut telah digunakan sejumlah instansi dan nasabah korporasi Bank Banten, di antaranya RSUD Banten, RSUD Balaraja, dan RSUD Labuan. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, JConnect PartnerPay mencatat sekitar 21.095 transaksi.

Melalui layanan tersebut, Bank Jatim mendukung kebutuhan transaksi Bank Banten sekaligus memperluas pemanfaatan infrastruktur digital perbankan. Kolaborasi ini juga diharapkan mempermudah masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengakses layanan pembayaran.

Selain memperkuat layanan digital, Bank Jatim terus menjalankan fungsi intermediasi melalui pembiayaan di berbagai segmen, khususnya sektor ekonomi produktif. Pengelolaan dana masyarakat dan kontribusi dividen kepada pemerintah daerah juga menjadi bagian dari peran perusahaan dalam mendukung pembangunan ekonomi regional.

Pertumbuhan kinerja keuangan dan pengembangan kolaborasi antar-BPD tersebut menjadi dua strategi Bank Jatim untuk memperkuat daya saing perbankan daerah. Dengan sinergi bisnis dan pemanfaatan teknologi, perusahaan berupaya mendorong layanan keuangan regional agar semakin terintegrasi.

 

 

Baca Juga  J Connect Bank Jatim Versi Terbaru Target 2 Juta Pengguna