Wagub Jatim Emil Dardak Jadi Lulusan Terbaik Profesi Insinyur ITB, Tekankan Tanggung Jawab Profesional

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menjadi lulusan terbaik Pendidikan Profesi Insinyur ITB moda reguler. (Foto: ITB)

MAKLUMAT — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjadi lulusan terbaik Program Profesi Insinyur Institut Teknologi Bandung (ITB) moda reguler dalam pelantikan lulusan profesi periode Oktober 2026, Rabu (28/10/2026).

Emil menjadi salah satu lulusan terbaik dari Program Profesi Insinyur bersama Mardiyanti dari Teknik Material. Penghargaan tersebut diberikan dalam Sidang Terbuka Pelantikan Lulusan Pendidikan Profesi Insinyur, Apoteker, dan Arsitek yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Bandung.

Mewakili para lulusan, Emil menyampaikan pesan bertajuk “Dari Keunggulan Ilmu Menuju Tanggung Jawab Profesi”. Ia menyampaikan pesan kepada para lulusan mengenai pentingnya tanggung jawab profesional dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia membagikan pengalamannya kembali menjalani pendidikan sebagai mahasiswa Program Profesi Insinyur ITB setelah sebelumnya menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral dan berkarier di bidang infrastruktur, pembangunan, serta pemerintahan.

Menurut Emil, pendidikan profesi menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk memahami tanggung jawab dalam menerapkan ilmu dan keahlian di tengah masyarakat.

“Pendidikan profesi adalah proses pendewasaan, dari seseorang yang berilmu, menjadi seseorang yang bertanggung jawab atas penerapan ilmunya,” ujarnya, dikutip dari laman resmi ITB.

Dalam kesempatan itu, Emil juga mengenang sosok mendiang sang ayah, Achmad Hermanto Dardak, yang merupakan alumni Teknik Sipil ITB dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Dari sang ayah, ia mengaku banyak belajar bahwa pendidikan, pengalaman, dan kompetensi profesional perlu terus dikembangkan sepanjang hayat.

Baca Juga  NasDem Jatim Panaskan Mesin, Siap Bawa Khofifah-Emil Menang Telak di Pilgub Jatim

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Emil lantas mengajak para lulusan untuk membangun kolaborasi lintas disiplin dan menjadikan keahlian profesional sebagai sarana pengabdian kepada bangsa.

“Hari ini, ITB mengukuhkan kompetensi kita. Dalam perjalanan selanjutnya, masyarakat akan menguji integritas kita. Dan pada akhirnya, pengabdian kita lah yang akan menentukan makna dari pencapaian ini,” tandas mantan Bupati Trenggalek itu.

ITB Lantik 866 Lulusan Pendidikan Profesi

Pelantikan yang dipimpin Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., IPU, ASEAN Eng., tersebut melantik 866 lulusan dari tiga program pendidikan profesi. Rinciannya terdiri atas 728 lulusan Program Profesi Insinyur, 115 lulusan Program Profesi Apoteker, dan 23 lulusan Program Profesi Arsitek.

Dalam sambutannya, Rektor ITB menegaskan bahwa pelantikan bukan akhir dari proses pendidikan, melainkan awal tanggung jawab profesional yang lebih besar kepada masyarakat. Keputusan yang diambil insinyur, apoteker, dan arsitek berkaitan erat dengan keselamatan serta kesejahteraan manusia.

“Kewenangan itu perlu senantiasa berjalan bersama nurani, dan keberhasilan hendaknya diukur dari manfaat bagi kehidupan,” ujarnya.

Prof. Tata juga mengingatkan para lulusan agar menjunjung tinggi kode etik, terus mengembangkan kompetensi, serta menggunakan kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI), secara bijak.

Baca Juga  Emil Dardak Apresiasi Semangat Ta'awun Muhammadiyah

“Teknologi dapat mendukung pekerjaan profesional, tetapi tanggung jawab atas setiap keputusan tetap berada pada manusia,” tuturnya.

Dari 728 lulusan Program Profesi Insinyur, sebanyak 618 orang merupakan laki-laki dan 110 perempuan. Lulusan termuda adalah Abraham Josua Sampetoding, berusia 24 tahun 3 bulan, sedangkan lulusan tertua adalah Iwan Kustiwan, berusia 63 tahun 5 bulan.

Program Profesi Apoteker meluluskan 115 orang, terdiri atas 17 laki-laki dan 98 perempuan. Sementara itu, Program Profesi Arsitek meluluskan 23 orang, yakni 8 laki-laki dan 15 perempuan.

Daftar Penghargaan Program Profesi ITB

Selain Emil dan Mardiyanti, ITB memberikan penghargaan lulusan terbaik Program Profesi Insinyur moda Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) kepada Avep Disasmita dari Teknik Perminyakan dan Riadi Simka Pinem dari Teknik Pertambangan.

Pada Program Profesi Apoteker, Stephanus Ngowico meraih Dexa Award dan Novell Award. Dian Arifando Rusyadi menerima Paragon Award, Aisha Nadine memperoleh Novell Award, sedangkan Shafa Nabila Agdinanda meraih Kalbe Pharmaceutical Manufacturing Award.

Adapun dari Program Profesi Arsitek, Arifidarto Muliawan memperoleh penghargaan atas pencapaian luar biasa yang mampu meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna, yakni 4,00.***