LEGACY 2026: Bukti Kesuksesan Ekosistem Lentera School Lowokwaru, Kota Malang

LEGACY 2026 yang digelar di Dome Theater UMM. (Foto: Dok. Panitia)

MAKLUMAT — Kurang dari setahun berselang sejak Lentera School diluncurkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lowokwaru Kota Malang pada akhir 2025 lalu, kini telah berbuah nyata dengan gelaran Lentera Graduation Ceremony (LEGACY) 2026, yang diselenggarakan di Dome Theater Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Acara kelulusan yang dilaksanakan pada Sabtu (9/5/2026) lalu itu merupakan kelanjutan strategis Lentera School, sekaligus menjadi “pembuktian” karakter dan prestasi siswa se-Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Perhelatan ini menjadi saksi sejarah bersatunya ratusan wisudawan dari jenjang SD, SMP/MTs, hingga SMA/SMK Muhammadiyah-Aisyiyah se-Kecamatan Lowokwaru dalam satu ekosistem pendidikan.

Ketua PCM Lowokwaru, H Mulyani SP, mengaitkan kesuksesan pelaksanaan LEGACY dengan visi jangka panjang yang dicanangkan saat peluncuran Lentera School, dengan memperkenalkan tiga pilar utama pemberdayaan Lowokwaru yang berawal dari huruf “L”, yakni Lentera, LEGACY, dan LEND.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Majelis Dikdasmen & PNF, serta para kepala sekolah dan madrasah sebagai inisiator lahirnya Lentera School (LS), sehingga dari sinergi manajerial sekolah-sekolah se-Lowokwaru itulah lahir gagasan wisuda bersama bernama LEGACY.

“Lentera melahirkan Legacy, Legacy mengokohkan prestasi. Hari ini kita tidak hanya melepas siswa, tetapi sedang menyiapkan masa depan karena tantangan ke depan semakin besar: biaya pendidikan tinggi, persaingan global yang ketat, dan kebutuhan kualitas generasi yang semakin berat,” ungkap Mulyani.

Baca Juga  Ketua PDM Kota Malang: Selama Ini Muhammadiyah Hanya Menjadi Penonton

Kemudian, sebagai langkah jangka panjang, Mulyani menegaskan bahwa Lentera School tidak berhenti pada seremoni. PCM Lowokwaru resmi memperkenalkan LEND (Lentera Endowment Fund), yang merupakan program dana abadi. Hal ini terinspirasi dari semangat LPDP yang telah menyokong 58.444 penerima beasiswa sejak 2013 hingga 2026.

Ia menjelaskan, LEND hadir untuk mewujudkan beasiswa berkelanjutan, meningkatkan kualitas serta hak-hak guru dan tenaga kependidikan, mendukung program studi internasional, serta menjaga keberlanjutan pendidikan Muhammadiyah-Aisyiyah di Lowokwaru.

“Kami ingin meninggalkan sistem yang lebih besar daripada sekadar gedung untuk generasi setelahnya,” tandas Mulyani.

Lebih jauh, Mulyani menegaskan bahwa pasca-LEGACY, hubungan dengan alumni tidak akan putus. Lentera School tetap memfasilitasi lulusan MA dan SMK yang belum bekerja maupun kuliah. Bagi siswa yang menunggu hasil SNBT UTBK tanggal 25 Mei nanti, maupun yang belum diterima, PCM Lowokwaru siap mengawal melalui Ketua Program Beasiswa Berkelanjutan.

Mengutip nasihat Imam Syafi’i, ia berpesan: “Jika kalian tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka kalian harus sanggup menahan perihnya kebodohan.” Baginya, mengawal pendidikan hingga tuntas adalah cara nyata melawan kemiskinan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Di sisi lain, perasaan bangga disampaikan oleh para wisudawan yang menjadi bagian dari sejarah ini.

Baca Juga  Komitmen Transformasi, Koperasi Khairu Ummah Setujui Spin-Off Kelembagaan

“Sebagai peserta, saya sangat bangga. Muhammadiyah Lowokwaru melalui PCPM-nya benar-benar membuktikan keseriusan dalam mengawal program ini,” ujar salah seorang wisudawan.

“Dari peresmian Lentera School tahun lalu hingga acara LEGACY hari ini, program-programnya selalu membanggakan. Lowokwaru benar-benar identik dengan Lentera, Legacy, dan insyaallah segera Lendowment,” sambungnya.

Sejumlah tokoh Muhammadiyah setempat tampak hadir menyemarakkan LEGACY, di antaranya Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang Bidang Dikdasmen & PNF sekaligus Wakil Rektor III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof Dr H Triyo Supriyatno MAg, serta Wakil Rektor V UMM Prof Dr Tri Sulistiyaningsih MSi.

Di sisi lain, kesuksesan penyelenggaraan LEGACY juga tak lepas dari dukungan dan keterlibatan aktif unsur angkatan muda Muhammadiyah (AMM) setempat.

Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Lowokwaru Kota Malang, Muhammad Gigih Wijaya MPd, menilai peran aktif angkatan muda dalam memimpin kepanitiaan LEGACY menegaskan dukungan penuh pemuda terhadap ekosistem pendidikan di Lowokwaru.

Sinergi ini membuktikan bahwa ekosistem Lentera School yang diluncurkan pada penghujung 2025 lalu terus bergerak maju melakukan lompatan pendidikan.