19.5 C
Malang
Rabu, Juli 24, 2024
SosokMengenal Sosok Raja Juli Antoni, Plt Wakil Kepala OIKN

Mengenal Sosok Raja Juli Antoni, Plt Wakil Kepala OIKN

Raja Juli Antoni
Raja Juli Antoni

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) telah mengangkat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjadi Plt Kepala Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Nusantara, serta Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni sebagai Plt Wakil Kepala OIKN.

Keputusan itu diambil Presiden setelah Kepala dan Wakil OIKN Nusantara yang sebelumnya menjabat, yakni Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe mengundurkan diri dari posisinya tersebut.

“Presiden mengangkat Menteri PUPR Pak Basuki sebagai Plt Kepala Otorita IKN dan juga mengangkat Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN sebagai Wakil Otorita IKN. Jadi Bapak Presiden berharap dari beliau-beliau agar dalam status sebagai Plt ini segera untuk menjamin percepatan pembangunan IKN,” kata Mensesneg Pratikno pada Senin (3/6/2024) lalu.

Mengenal Sosok Raja Juli Antoni

Raja Juli Antoni merupakan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kini, karir politik Raja Juli di partai politik (parpol) berlogo mawar itu adalah sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI, di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI.

Meski PSI tergolong sebagai parpol baru, namun Raja Juli bukan wajah baru di kancah politik. Karir politik Raja Juli dimulai sejak dia bergabung dan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Pemilu 2009. Waktu itu, Raja Juli mencalonkan diri melalui PDIP untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat IX, namun kala itu gagal melenggang ke Senayan. Raja Juli pun bertahan di PDIP hingga 2014.

Setelah gagal lolos ke Senayan lewat partai belogo kepala Banteng tersebut, Raja Juli kemudian merintis pendirian PSI bersama dengan Grace Natalie, Raja Juli Antoni, Isyana Bagoes Oka, Jeffrie Geovanie, Sunny Tanuwidjaja, hingga Sumardy.

Singkat cerita, PSI yang berdiri  pada 16 November 2014 dengan Grace Natalie Ketua Umumnya dan Raja Juli sebagai Sekjend dinyatakan KPU RI lolos verifikasi mengikuti 2019. Meski tidak lolos ambang batas perlemen, PSI tetap mendapatkan tempat di Kabinet Joko Widodo dan Makruf Amin karena merupakan partai pendukung.

Raja Juli Antoni akhirnya terpilih untuk menjabat sebagai Wakil Menteri ATR/BPN era pemerintahan Presiden Jokowi terhitung sejak 15 Juni 2022 hingga sekarang. Kini, Raja Juli mendapat amanah berduet mendampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagai Wakil Kepala OIKN sejak 3 Juni 2024 yang lalu.

Mendapatkan amanah baru sebagai Wakil Kepala OIKN, Raja Juli mengaku akan berupaya semaksimal mungkin untuk tetap menjalankan serta menunaikan amanah tersebut sebaik mungkin.

Dia mengaku telah mendapatkan pengarahan langsung dari Presiden Jokowi terkait rencana kerja yang harus dituntaskan untuk menjamin percepatan pembangunan IKN Nusantara sebagai Ibukota baru Republik Indonesia (RI).

“Di Istana Negara pagi tadi (kemarin, Selasa 4/6/2024), Pak Basuki dan saya mendapatkan pengarahan langsung dari Presiden Jokowi mengenai rencana kerja yang harus segera dituntaskan, yaitu menjamin percepatan pembangunan IKN,” ujarnya, Selasa (4/6/2024).

“Mengenai rencana kerja itu, kami akan memastikan adanya kepastian hukum atas tanah untuk semua pihak, baik masyarakat maupun investor serta mempersiapkan Pemerintah Daerah Khusus IKN,” sambung Raja Juli.

Mantan Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) itu berkomitmen untuk mendedikasikan diri, waktu, pikiran serta tenaga untuk menyelesaikan tugas-tugasnya terkait pembangunan IKN.

“Insya Allah kami akan mendedikasikan diri, waktu, pikiran dan tenaga untuk melanjutkan dan menyempurnakan pembangunan IKN yang sudah dimulai,” tandas Raja Juli.

Kiprah di Muhammadiyah

Di kalangan Persyarikatan yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada tahun 1912 ini, Raja Juli Antoni sudah dikenal luas sebagai sosok intelektual muda, sekaligus politisi yang ulung.

Dia adalah Ketua Umum PP IPM periode 2000-2002 dan pernah dipercaya sebagai Direktur Eksekutif Maarif Institute, lembaga pengembangan pemikiran Islam dan kebangsaan yang didirikan oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Alm Prof Syafii Maarif (Buya Syafii).

Bahkan, menuju Muktamar Muhammadiyah tahun 2015, Raja Juli Antoni disebut-sebut sempat menjadi calon Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2015-2020, namun memutuskan untuk mengundurkan diri demi fokus mengembangkan parpol yang baru dia rintis bersama sejumlah tokoh muda lain, PSI.

Darah Muhammadiyah yang mengalir di dalam diri Raja Juli Antoni berasal dari orang tuanya, yang mana dia adalah putra dari tokoh masyarakat Riau yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau, Raja Ramli Ibrahim.

Alumnus Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Arqam Muhammadiyah Garut, Jawa Barat itu, meraih gelar sarjana Ilmu Al-Quran dan Tafsir dari IAIN Syarif Hidayatullah (sekarang UIN), Jakarta tahun 2001, serta meraih master dari The Department of Peace Studies, Bradford University, Inggris dan Doktoral dari Queensland University, Australia.

Meski sudah berkiprah di pemerintahan dan mengabdikan diri bagi publik, Raja Juli Antoni masih sangat dekat dan seringkali terlibat, serta antusias dalam agenda-agenda Persyarikatan. Baginya, berdiaspora di mana pun, serta menjadi apapun, Muhammadiyah tetap adalah rumah besar yang menjadi asalnya dan tempatnya kembali.

Reporter: Ubay NA

Editor: Aan Hariyanto

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lihat Juga Tag :

Populer