Musda Demokrat Jatim 2026, Emil Dardak Tekankan Konsolidasi dan Loyalitas Kader

MAKLUMAT – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memastikan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Jatim masih menunggu arahan resmi dari DPP Partai Demokrat.

Menurut Emil, Musda menjadi momentum penting bagi Partai Demokrat untuk memperkuat konsolidasi organisasi menjelang Pemilu mendatang.

“Untuk Jawa Timur kami tentu mengikuti arahan DPP mengenai waktu pelaksanaan Musda. Kemungkinan bisa tahun ini, tetapi semuanya tergantung kebutuhan dari DPP,” ujar Emil di sela pembagian daging kurban di kantor DPD Partai Demokrat Jatim di Surabaya, Kamis (28/5/2026).

Ia menilai konsolidasi partai tidak bisa dilakukan secara mendadak. Karena itu, proses penyegaran kepengurusan hingga tingkat PAC perlu dipersiapkan sejak dini.

“Musda ini penting untuk melakukan konsolidasi menjelang pemilu. Selanjutnya akan ada penyegaran hingga level PAC, sehingga tidak boleh terlalu mepet waktunya,” katanya.

Terkait komposisi kepengurusan mendatang, Emil menegaskan seluruh kader dan pengurus Demokrat harus memiliki loyalitas kepada partai serta masyarakat.

“Yang paling penting adalah loyalitas kepada partai, loyalitas kepada masyarakat, dan semangat kebersamaan. Semua pengurus harus bekerja keras menyapa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Emil juga menyinggung tantangan politik yang dihadapi Partai Demokrat pada Pemilu 2024. Meski menghadapi berbagai dinamika politik nasional, Demokrat tetap bersyukur atas capaian yang diraih di Jawa Timur.

Baca Juga  Jejaring Relawan Matahari Antar Khofifah-Emil Resmi Daftar ke KPU Jatim, Siap Bertarung di Pilgub Jatim 2024!

“Partai Demokrat mengalami berbagai cobaan yang tidak sederhana, mulai dari upaya pengambilalihan kepemimpinan hingga dinamika Pilpres. Tetapi kami tetap bersyukur atas capaian yang diraih,” ujarnya.

Menurut Emil, masyarakat nantinya akan menilai langsung kiprah seluruh kader Demokrat, baik anggota DPRD maupun struktur partai di semua tingkatan, selama masa pengabdian kepada masyarakat.