Pemkab Jember Gelar Vaksinasi CJH 2026, Tekankan Perlindungan Kesehatan

MAKLUMAT – Pemerintah Kabupaten Jember mempersiapkan keberangkatan jemaah haji 2026. Melalui layanan kesehatan tingkat pertama, yakni puskesmas, pada Kamis (2/4/2026) digelar vaksinasi bagi calon jemaah haji (CJH) di Puskesmas Banjarsengon.

Kegiatan berlangsung di ruang imunisasi. Sebelum menerima vaksin, para calon jemaah haji menjalani skrining kesehatan. Meliputi pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, serta wawancara terkait riwayat penyakit dan alergi obat. Prosedur itu dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah sebelum vaksin diberikan.

Petugas kesehatan juga melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Pelaksanaan vaksinasi melibatkan tenaga kesehatan setempat. Selain memberikan layanan medis, petugas memberikan pendampingan kepada jemaah selama proses berlangsung.

Kepala Puskesmas Banjarsengon drg. Driana Desy Purwaningsih mengatakan, vaksinasi meningitis menjadi persyaratan wajib bagi jemaah haji karena risiko penularan yang tinggi, terutama dalam kondisi kerumunan. Selain itu, vaksin inactivated polio vaccine (IPV) juga diberikan sebagai upaya perlindungan tambahan terhadap penyakit polio.

”Kami berupaya memastikan jemaah dalam kondisi sehat sebelum keberangkatan sehingga dapat menjalankan ibadah dengan baik,” ujar Desy.

Salah satu calon jemaah haji, Siti Nurbiyah, mengaku merasa terbantu dengan adanya layanan vaksinasi tersebut. Ia menilai proses yang dijalani cukup tertib dan memberikan rasa aman sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga  Tingkat Kepuasan Tembus 82,3 Persen, Program Jember Home Care Jadi Primadona Warga

”Pelayanannya baik dan petugasnya juga menjelaskan dengan jelas. Kami jadi lebih tenang karena sudah dipersiapkan dari sisi kesehatan,” ujar Siti.

Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan akan terus melakukan pemantauan kesehatan calon jemaah hingga menjelang keberangkatan guna mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji. (SPT)