22.8 C
Malang
Selasa, Mei 28, 2024
KilasRegional Meeting Perdana, LHKP PWM Jatim Angkat Urgensi Data Potensi Politik

Regional Meeting Perdana, LHKP PWM Jatim Angkat Urgensi Data Potensi Politik

LEMBAGA Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur terus bergeliat menyambut Pemilu 2024. Pada 18 Juni 2023, LHKP PWM Jatim akan melaksanakan Regional Meeting tahap pertama bersama perwakilan LHKP daerah di Hotel Dewarna Bojonegoro.

Setelah menjadi tuan rumah Regional Meeting LHKP PP Muhammadiyah di Malang pada 17-18 Mei 2023 dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) LHKP PWM Jatim di Gresik pada 4 Juni 2023, ini menjadi agenda turun ke bawah pertama LHKP PWM Jatim.

Ketua LHKP PWM Jatim Muhammad Mirdasy mengatakan, Regional Meeting tahap pertama itu akan melibatkan LHKP di beberapa daerah, yakni Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Kabupaten Jombang, serta Kabupaten Madiun dan Kota Madiun. ”Itu zona pertama meliputi daerah-daerah tersebut, nanti juga akan menyusul untuk di daerah-daerah lainnya,” katanya kepada Maklumat.id, Rabu (14/6/2023).

Mirdasy menjelaskan, terdapat beberapa urgensi yang akan menjadi pembahasan dalam Regional Meeting tersebut. Pertama, untuk melakukan konsolidasi organisasi LHKP se-Jatim, di mana langkah untuk turun ke daerah-daerah itu disebutnya sebagai salah satu upaya untuk menguatkan internal LHKP se-Jatim.

”Termasuk mendorong beberapa daerah yang belum memiliki LHKP PDM untuk segera mendirikan, seperti di Kota Madiun itu belum punya, ini sebagai salah satu upaya untuk mendorong itu,” terangnya.

Kedua, Mantan Ketua DPW Perindo Jatim itu mengungkapkan, dilaksanakannya Regional Meeting ke daerah-daerah adalah dalam rangka menyosialisasikan rencana survei dan pendataan LHKP PWM Jatim. ”Untuk sosialisasi rencana pendataan untuk kepentingan database warga Muhammadiyah, mengingat sampai saat ini LHKP maupun Majelis/Lembaga lain di lingkungan PWM Jatim belum cukup memiliki data, khususnya terkait jumlah anggota Muhammadiyah se-Jatim,” paparnya.

Mirdasy berharap, agar dengan adanya database, seluruh LHKP se-Jatim semakin solid dan mampu mengkonversi data-data tersebut untuk kepentingan Muhammadiyah. ”LHKP harus menguatkan barisan, tidak hanya untuk melakukan pendataan, tapi juga menganalisis dan mengolah data-data itu untuk kepentingan Persyarikatan Muhammadiyah secara keseluruhan,” jelasnya. (*)

Reporter: Ubay

Editor: Aan Hariyanto

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lihat Juga Tag :

Populer