27.3 C
Malang
Jumat, Maret 1, 2024
KilasResmi Dukung Prabowo, Sekjen PAN: Cawapres Akan Dibahas Bersama

Resmi Dukung Prabowo, Sekjen PAN: Cawapres Akan Dibahas Bersama

Zulkifli Hasan bersama Prabowo Subianto di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Ahad (13/8/2023).

PARTAI Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar telah resmi bergabung dalam koalisi bersama Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sebelumnya telah membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Terbentuknya koalisi empat partai mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres Pemilu 2024 itu, disepakati dalam deklarasi dan penandatanganan kerjasama di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Ahad (13/8/2023).

Meski telah dibentuk koalisi besar empat partai, diyakini bahwa pembicaraan terkait Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto masih menjadi tanda tanya.

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan, bahwa di tubuh internal tiap-tiap partai telah memiliki rekomendasi nama-nama bakal Cawapres untuk diusulkan dalam koalisi sebagai pendamping Prabowo Subianto.

“Di internal PAN kami sudah membicarakan sosok-sosok yang mungkin akan diusulkan sebagai Cawapres. Saya rasa di Golkar, maupun PKB pun demikian,” ujarnya seusai deklarasi.

Sebab itu, Eddy menerangkan, bahwa sosok Cawapres yang resmi akan diusung dan disandingkan dengan Prabowo Subianto nantinya akan dibahas lebih lanjut bersama dengan para pimpinan partai koalisinya.

“Cawapres nanti akan dibahas bersama-sama pimpinan partai politik, oleh karena itu kami sangat berbesar hati, bahwa Pak Prabowo sebagai seorang pemimpin adalah seorang yang sangat demokratis, sehingga membuka ruang untuk diskusi, untuk dialog, untuk bisa mencapai mufakat atas hal penting ini,” terangnya.

Sementara itu, terkait dengan bergabungnya PAN dalam koalisi pendukung Prabowo Subianto, Eddy mengungkapkan bahwa hal itu sebagai sebuah kewajaran, mengingat bahwa PAN sejak 2014 juga selalu berada di pihak pengusung Prabowo.

“Komunikasi sudah cukup lama, dan ini adalah sebuah pembahasan yang berkesinambungan antara Pak Zulkifli Hasan dengan Pak Prabowo Subianto, dilakukan juga dengan partai politik yang lain. Kami berharap kerjasama yang sudah kita jalin ini pada 2024 akan berhasil,” katanya.

Dia menjelaskan, bahwa kesamaan visi menjadi dasar yang terpenting atas terbentuknya koalisi empat partai pendukung Prabowo itu. Maka, sosok Cawapres yang akan diajukan tentu harus memenuhi dan sejalan dengan visi dan tujuan tersebut.

“Visi-misi utama adalah target 2045 Indonesia emas itu harus tercapai, Indonesia sebagai negara maju harus mengalami sebuah loncatan, terutama di bidang perekonomian, pertumbuhan investasi, dan lain-lain. Kita punya tujuan dan visi-misi yang sama, tergetnya, bagaimana untuk menuju kesana? Itu yang akan dibahas bersama-sama teman-teman partai politik yang ada ini,” tandasnya. (*)

Reporter: Ubay

Editor: Aan Hariyanto

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lihat Juga Tag :

Populer