Rumah Warga Rusak Diterjang Puting Beliung, Bupati Subandi Pastikan Perbaikan Segera

Kondisi atap rumah Sani usai diterjang angin puting beliung pada Senin (2/3/2026). (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn meninjau langsung rumah warga dan beberapa fasilitas umum yang terdampak angin puting beliung di Desa Pranti, Kecamatan Sedati, Selasa (3/3/2026).

Diketahui, angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo pada Senin (2/2/2026), telah mengakibatkan kerusakan pada bangunan rumah warga dan beberapa fasilitas umum.

Didampingi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sidoarjo, BPBD Kabupaten Sidoarjo, serta Baznas Kabupaten Sidoarjo, Bupati Subandi meninjau rumah milik Sani yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap akibat terjangan angin kencang.

Ia memastikan perbaikan segera dilakukan agar rumah tersebut dapat kembali layak huni, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/ 2026 Masehi.

“Perbaikan harus segera kita lakukan, terutama di bagian atap yang rusak parah. Kita ingin memastikan warga bisa menjalani Ramadan dan menyambut Lebaran dengan nyaman dan aman,” ujar Subandi.

Dalam kesempatan itu, Subandi juga menyebut bakal membantu dengan memberikan beasiswa pendidikan bagi anak Sani agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. “Kita ingin musibah ini tidak mematahkan semangat anak-anak untuk terus sekolah. Pemerintah hadir untuk memastikan pendidikan mereka tetap berlanjut,” katanya.

Baca Juga  Bupati Subandi Serahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya ke 768 PNS Pemkab Sidoarjo

Sani, pemilik rumah yang terdampak, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah membantu merenovasi rumah kami dan memberikan bantuan beasiswa untuk anak saya agar bisa melanjutkan kuliah. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan sementara terdapat 15 titik kerusakan cukup serius di wilayah Kecamatan Sedati. Pihaknya terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait untuk percepatan penanganan dan perbaikan.

“Kami terus melakukan assessment dan koordinasi agar proses perbaikan bisa segera dilakukan secara bertahap,” jelasnya.