Suli Da’im: Seleksi Dewan Pendidikan Jatim Harus Profesional dan Berintegritas

MAKLUMAT – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Suli Da’im, menegaskan bahwa seleksi Dewan Pendidikan Jawa Timur periode 2027–2032 harus dilaksanakan secara transparan, objektif, dan profesional.

Menurut politisi senior ini, tim seleksi harus mengedepankan kapasitas, kompetensi, rekam jejak, dan integritas calon. Proses seleksi tidak boleh didasarkan pada kedekatan atau kepentingan tertentu, melainkan benar-benar mencari figur terbaik yang mampu berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Jawa Timur.

“Tim seleksi harus profesional dan independen. Kita membutuhkan anggota Dewan Pendidikan yang memiliki kapasitas dan integritas mumpuni, memahami persoalan pendidikan, serta berani memberikan masukan kritis dan konstruktif kepada pemerintah,” tegas Suli Da’im, Jumat (16/10/2026).

Ia juga menekankan pentingnya keterwakilan berbagai unsur pendidikan dan masyarakat tanpa mengesampingkan kualitas calon.

“Representatif itu penting, tetapi harus tetap mengutamakan kompetensi. Kita ingin Dewan Pendidikan yang kredibel, mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat, dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan Jawa Timur,” pungkasnya.

Baca Juga  Raperda Tramtibum-Linmas, Fraksi PAN DPRD Jawa Timur Tekankan Perlu Pendekatan Baru