Perkokoh Ekonomi Umat, LPPM UHAMKA Latih Pengelola KSPPS Khairu Ummah Tata Kelola Berbasis Maqasid Syariah

"Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Melalui Manajemen Strategik Berbasis Maqasid Syariah bagi Pengelola KSPPS Khairu Ummah Mitra Ummat", yang dilaksanakan LPPM UHAMKA di Aula Lantai 3 Gedung Graha Koperasi Khairu Ummah, Leuwiliang, Bogor, Kamis (2/7/2026). (Foto: Dok. Panitia)

MAKLUMAT — Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (LPPM UHAMKA) menyelenggarakan “Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Melalui Manajemen Strategik Berbasis Maqasid Syariah bagi Pengelola KSPPS Khairu Ummah Mitra Ummat”, yang dilaksanakan di Aula Lantai 3 Gedung Graha Koperasi Khairu Ummah, Leuwiliang, Bogor, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari jajaran pengelola, manajemen, serta staf operasional KSPPS Khairu Ummah Mitra Ummat. Pelatihan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola lembaga keuangan mikro syariah, sekaligus mendorong penguatan ekonomi syariah pada tingkat akar rumput agar tetap berjalan secara akuntabel, profesional, dan sesuai prinsip syariat.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UHAMKA sekaligus narasumber kegiatan, Faozan Amar, menekankan bahwa koperasi syariah memiliki tanggung jawab yang tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan finansial.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mereorientasi kompas bisnis lembaga keuangan mikro syariah agar kembali pada hakikat maqasid syariah, yaitu menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta umat,” ujarnya.

“Indikator kinerja koperasi syariah tidak boleh hanya diukur dari pertumbuhan aset, melainkan dari seberapa besar kemaslahatan dan dampak sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat bawah, seperti para pedagang kecil,” sambung Faozan Amar.

Baca Juga  Perdalam Literasi Keuangan, Prodi Akuntansi UMG Kunjungi OJK Jatim

Senada, Ketua Koperasi Sekunder Khairu Ummah Pepi Januar Pelita menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan koperasi menjadi bagian penting dalam penguatan sumber daya manusia di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

“Kami sangat mengapresiasi Pelatihan manajemen strategik berbasis kemaslahatan ini, karena sebagai bukti kolaborasi antara dunia kampus dan koperasi. KSPPS Khairu Ummah Mitra Ummat beruntung karena jadikan mitra oleh UHAMKA,” ucapnya sosok yang juga Ketua Dekopinda Kabupaten Bogor itu.

Sementara itu, Ketua KSPPS Khairu Ummah Mitra Ummat, Cecep Salahuddin, mengatakan hasil pelatihan akan langsung diterapkan dalam sistem kerja internal lembaga.

“Sebanyak 25 pengelola yang hadir hari ini tidak hanya pulang membawa teori. Kami langsung menindaklanjutinya dengan tugas Rencana Tindak Lanjut (RTL) individu. Setiap karyawan wajib mengimplementasikan budaya kerja Islami—Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah—secara konkret. Kami ingin memastikan pelayanan pembiayaan kepada anggota KSPPS KHU benar-benar adil, transparan, dan bersih dari praktik yang merugikan jemaah,” tegas Cecep.

Pelatihan berlangsung melalui sejumlah metode pembelajaran, mulai dari ceramah interaktif, pembahasan studi kasus pengelolaan koperasi syariah, hingga simulasi penyusunan strategi organisasi.

Pada akhir kegiatan, peserta berkomitmen untuk menyelaraskan kembali visi dan misi lembaga, sekaligus menyusun Indikator Kinerja Utama (KPI) berbasis Maqasid Syariah Index (MSI) sebagai bagian dari penguatan tata kelola lembaga keuangan syariah ke depan.

Baca Juga  Peluang Indonesia Menjadi Destinasi Utama Wisata Halal Dunia