Wamenag Salurkan Langsung Bantuan Pascabencana ke Ponpes Al-‘Adalah Tegal, Total Rp350 Juta

Wakil Menteri Agama Romo Syafi'i menyerahkan bantuan dana kepada Pengasuh Ponpes Al Adalah, M Tasrifin Salim, di Desa Padasari, Tegal, Jawa Tengah, pada Senin (16/02/2026). (Foto: Kemenag RI)

MAKLUMAT — Kementerian Agama (Kemenag) RI menyalurkan bantuan senilai total Rp350 juta, Al-Quran, serta kurma, kepada Pondok Pesantren Al-‘Adalah, Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, untuk mendukung pemulihan aktivitas pendidikan pesantren pasca bencana tanah bergerak yang melanda wilayah tersebut.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Romo R Muhammad Syafi’i, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada pengasuh Ponpes Al-‘Adalah, M Tasrifin Salim. Ia menyebut, penyaluran bantuan tersebut sebagai bagian dari program Kemenag Peduli yang difokuskan membantu lembaga pendidikan keagamaan terdampak bencana.

Adapun rincian bantuan meliputi Rp250 juta dari program Kemenag Peduli, Rp100 juta dari Direktorat Jenderal Pendidikan Pesantren, 72 eksemplar Al-Quran, serta 102 kilogram kurma untuk kebutuhan para santri.

Romo Syafi’i menegaskan, bantuan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada pemulihan fisik bangunan, tetapi juga keberlanjutan proses pendidikan di lingkungan pesantren. Ia meminta pengelola pesantren terus berkoordinasi dengan jajaran Kementerian Agama di daerah, mulai dari Kantor Kemenag Kabupaten/Kota hingga Kantor Wilayah.

“Bukan hanya soal material, tetapi juga pengajaran dan kelengkapan pendidikan lainnya. Karena itu koordinasi harus terus dilakukan agar pesantren bisa berkembang lebih baik,” ujarnya, dilansir laman resmi Kemenag RI pada Senin (16/2/2026).

Baca Juga  Lepas Kloter Perdana Haji 2026, Sufmi Dasco: Negara Hadir Pastikan Layanan Optimal

Ia juga mengapresiasi kekompakan pemerintah daerah dan aparat yang terus mendampingi proses pemulihan pesantren. Menurutnya, sinergi menjadi kunci percepatan perbaikan sekaligus peningkatan kualitas lembaga pendidikan keagamaan.

“Kalau kompak, semua bisa dilakukan untuk kebaikan. Tinggal eksekusi, perbaikan, dan peningkatan. Insya Allah pesantren ini bisa naik kelas di masa mendatang,” kata Romo Syafi’i.

Di akhir sambutannya, Romo Syafi’i juga menyampaikan doa agar pengasuh pesantren dan seluruh warga tetap kuat, sabar, serta mampu bangkit lebih baik dibandingkan sebelum bencana terjadi.

Sekadar diketahui, kunjungan dan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Bupati Tegal Ischak Maulana, Kepala BNPB, Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), serta sejumlah anggota DPR RI, sebagai bentuk dukungan bersama terhadap pemulihan pesantren dan masyarakat sekitar.