Cerita Mahasiswa Indonesia di Iran Saat Pemutusan Internet oleh Pemerintah

Cerita Mahasiswa Indonesia di Iran Saat Pemutusan Internet oleh Pemerintah

MAKLUMAT — Kondisi mahasiswa dan warga negara Indonesia (WNI) di Iran saat ini masih aman dan normal, meski sempat terdampak pemutusan internet beberapa waktu lalu. Presiden Ikatan Pelajar Indonesia (IPI) Iran, Agiel Laksamana Putra mengatakan mobilitas dan kegiatan mahasiswa tetap berjalan lancar.

“Kondisi mahasiswa dan WNI di Iran saat ini cenderung baik-baik saja dan aman. Semua mobilitas, kegiatan dan lain sebagainya, selain yang berhubung dengan internet, itu cenderung berjalan lancar. Aktivitas sehari-hari juga cenderung berjalan seperti biasanya,” ujarnya kepada wartawan Maklumat.id pada Jumat (23/1/2026).

Agiel menjelaskan, pemutusan internet yang diterapkan Pemerintah Iran sempat mempengaruhi komunikasi personal maupun kegiatan organisasi mahasiswa. Selama akses internet internasional maupun domestik terputus total, mereka menggunakan telepon via SIM card lokal untuk tetap terhubung.

“Jadi memang agak kerepotan untuk kegiatan organisasi dan beberapa mungkin kegiatan bisnisnya teman-teman atau pendidikan teman-teman, karena memang terputus total selama dua pekan, namun sekarang sudah mulai dibuka,” jelasnya.

“Untuk kondisi saat ini sudah mulai membaik sih ya, jadi tidak ada yang berdampak langsung sekarang, karena memang isu kerusuhan dan terornya itu tidak berdampak langsung ke teman-teman WNI terutama dan pelajar,” imbuhnya.

Baca Juga  Di Tengah Pemutusan Akses Internet, Warga Iran Asyik Nonton Film Hollywood

Saat ditanya mengenai berita-berita internasional yang menyudutkan pemerintah Iran, ia memilih tidak mau berkomentar lebih dalam. Agiel merasa hal itu bukan bidangnya.

Namun menurutnya, wajar jika Pemerintah Iran menerima semua itu mengingat posisi politik dan kebijakan luar negerinya. Sebab banyak negara yang tidak senang dengan kebijakan luar negeri dari Pemerintah Iran saat ini.

“Mungkin teman-teman kalau yang tinggal di Iran cenderung lebih akan bijak menyikapi. Karena selama ini sudah banyak berita yang tidak sesuai ketika disebarkan di media internasional,” jelasnya.

Pria yang juga adalah Ketua Bidang Kader Pimpinan Cabang Luar Negeri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PCLN IMM) Asia Barat itu menjelaskan bahwa sejauh ini, belum ada perintah evakuasi dari KBRI Tehran.

“Sejauh ini belum ada rencana evakuasi dari KBRI, karena kondisinya juga terkendali dan aman,” tandasnya.