MAKLUMAT — Sekitar 250 anak panti asuhan di bawah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah dan Aisyiyah Jatim berkumpul di Gedung PWM Jatim, Sabtu (7/3/2026). Mereka mengikuti kegiatan buka bersama yang dirangkai dengan aksi solidaritas untuk Palestina.
Kegiatan bertajuk Yatim Cemerlang, Ramadhan Gemilang ini merupakan kolaborasi antara Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PWM Jatim dan Lazismu Jatim. Panitia mengisi rangkaian acara dengan berbagai kegiatan, mulai dari edukasi hingga hiburan bagi anak-anak panti.
Di sela kegiatan, panitia mengajak para peserta mengenal kondisi Palestina. Momen tersebut menghadirkan dua ustaz asal Gaza, Palestina, yakni Muhammad Marwan Ismail Hamd dan Muhammad Wa’il Arif Syammallakh. Keduanya didampingi penerjemah, Vicky Azhari.
Muhammad Marwan Ismail Hamd, yang juga dikenal sebagai Syaikh Muhammad Hamd, membuka sesi dengan mengajak anak-anak berinteraksi. Ia mengajukan sejumlah pertanyaan tentang Palestina, seperti nama ibu kota hingga kota-kota yang ada di wilayah tersebut.
Anak-anak terlihat antusias mengikuti sesi ini. Mereka bergantian mengangkat tangan dan maju ke depan untuk menjawab pertanyaan. Sebagian menjawab dengan benar, sebagian lainnya masih keliru, namun suasana tetap berlangsung meriah.
Setelah sesi tanya jawab, Imam Masjid Abu Dzar Al Ghifari di Gaza itu menjelaskan kondisi masyarakat Palestina yang masih bertahan menghadapi berbagai tantangan. Ia juga menyampaikan pesan solidaritas kepada para peserta.
“Salam dari saudara-saudara kita di Palestina. Mereka berusaha melindungi Gaza, melindungi Palestina, dan melindungi Masjidil Aqsa,” ujar Syaikh Muhammad Hamd yang diterjemahkan oleh Vicky Azhari.
Pada kesempatan yang sama, Muhammad Wa’il Arif Syammallakh mengajak anak-anak bernyanyi bersama. Ia memimpin lagu berjudul Atouna El Toufoule, yang dikenal sebagai lagu tentang harapan dan kehidupan anak-anak Palestina.
Banyak peserta tampak sudah akrab dengan lagu tersebut dan ikut bernyanyi bersama pria akrab disapa Syaikh Muhammad Syammallakh tersebut.
Suasana semakin hangat ketika ia melanjutkan kegiatan dengan mengajak anak-anak melantunkan Sholawat Qomarun. Para peserta mengikuti dengan kompak hingga akhir sesi.














