Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Baru: Perkuat Pemberdayaan Sosial, Ekonomi, dan Pendidikan

Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Dr Mariman Darto MSi, meresmikan tiga program pemberdayaan baru Rumah Sakinah Muhammadiyah. (Foto: Dok. Panitia)

MAKLUMAT — Seiring perkembangan program dan meningkatnya jumlah warga binaan yang kini mencapai 85 orang anggota, dengan 40 orang di antaranya mengikuti Pondok Ramadan tahun ini, Rumah Sakinah Muhammadiyah meluncurkan tiga program baru sebagai langkah penguatan pemberdayaan sosial, ekonomi, dan pendidikan.

Tiga program tersebut adalah Koperasi Rumah Sakinah Matahari dengan Ketua Oktaviani Takbi, PKBM Rumah Sakinah Mentari dengan Kepala Febri Amirullah MPd, serta Lembaga Kursus dan Pelatihan Rumah Sakinah Bersinar dengan Kepala Anasrullah ST.

Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PP Muhammadiyah, Dr Mariman Darto MSi, secara resmi meluncurkan tiga program pemberdayaan baru tersebut.

“Dengan ucapan bismillah, unit usaha rumah Sakinah ini bisa berdiri dan tumbuh dengan baik, untuk menopang misi besar Rumah Sakinah memberdayakan perempuan untuk maju,” ucap Mariman.

Peluncuran tiga program tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi, peningkatan pendidikan, serta pengembangan keterampilan warga binaan, sehingga Rumah Sakinah Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai tempat perlindungan sosial, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Melalui program-program tersebut, diharapkan akan lahir keluarga-keluarga yang lebih kuat, mandiri, dan sakinah, sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, yaitu masyarakat yang berkeadilan, berdaya, dan saling menguatkan.

Baca Juga  PDNA Lamongan Dukung Sinergi Lintas Ormas Perempuan Bangun Kesadaran Hukum Keluarga

Sekretaris Rumah Sakinah Muhammadiyah, Misran Lubis SAg, mengungkapkan bahwa jumlah warga binaan saat ini telah mencapai 85 orang dan program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat pendidikan, keterampilan, serta kemandirian ekonomi para perempuan binaan.

Sementara itu, Ketua Rumah Sakinah Muhammadiyah, M Arif An, mendorong pentingnya mereplikasi konsep Rumah Sakinah dengan mendirikan dan menerapkannya di level Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) maupun di tingkat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM).

“Pondok Ramadan ini selain me-launching tiga program pemberdayaan baru dirumah sakinah, juga kami ingin memberikan bekal peningkatan spritual dan akidah kepada warga binaan yang rentan menghadapi masalah sosial, Rumah Sakinah ini pertama kali LKS yang fokus pada Pemberdayaan Perempuan,” ujarnya.

“Dan merupakan pilot project untuk dicontoh wilayah lain agar segera dibentuk Rumah Sakinah di PWM dan PDM, sebab angka KDRT dan TPPO cenderung meningkat tajam, maka kehadiran Rumah Sakinah sangat dibutuhkan,” imbuh Arif An.