MAKLUMAT — Ketua DPC Partai Gerindra Kota Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso yang juga merupakan Anggota Komisi E DPRD Jatim, mendorong kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) untuk memperkuat peran sebagai aktor intelektual dalam pembangunan bangsa.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Stadium General pada pelantikan PC IMM Kota Surabaya Periode 2026–2027 yang digelar di Mall Pelayanan Publik Siola Surabaya, Ahad (27/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema Meneguhkan Nilai, Menggerakkan Perubahan.
Dalam pemaparannya, Cahyo menegaskan bahwa sebagai organisasi mahasiswa, IMM perlu menampilkan diri sebagai gerakan keilmuan. Menurutnya, meskipun terdapat kader yang terlibat dalam aktivitas politik, identitas utama IMM tetap harus berangkat dari basis intelektual.
“IMM harus menampilkan diri lebih banyak sebagai gerakan keilmuan. Ada yang memilih bergerak di ranah politik, tetapi jangan lupa bahwa segmentasinya adalah mahasiswa yang merepresentasikan gerakan ilmu,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa peran mahasiswa sangat penting dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Dalam kondisi tersebut, mahasiswa dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis serta landasan nilai yang kuat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya nilai-nilai kebangsaan, akhlak, dan ajaran agama sebagai fondasi dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, nilai-nilai tersebut diperlukan untuk menyaring berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.
“Di tengah arus informasi yang cepat, sering kali batas antara kebenaran dan kesalahan menjadi kabur. Karena itu, nilai kebangsaan dan keagamaan harus menjadi dasar dalam kehidupan kita,” katanya.
Lebih lanjut, Cahyo menyampaikan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan sosial, khususnya di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Ia mendorong kader IMM untuk tetap terbuka terhadap perbedaan serta menjadikannya sebagai sarana memperkaya perspektif.
Ia juga mengajak kader IMM untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui proses belajar dan diskusi yang berkelanjutan. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa dan daerah.
“Jangan lelah untuk terus belajar dan berdiskusi. Di tangan generasi muda, masa depan bangsa dan daerah akan ditentukan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Cahyo turut menyatakan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi dengan generasi muda, khususnya mahasiswa di Surabaya, dalam mendukung pengembangan kapasitas dan partisipasi pemuda.














