Hadirkan PRABOWO, Mahasiswa KKN UINSA Dorong UMKM Desa Mengen Go Digital

Prabowo

MAKLUMAT — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 183 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar kegiatan bertajuk PRABOWO (Program Branding Online Wirausaha) pada Ahad (5/7/2026).

Agenda PRABOWO fokus pada pelatihan pemasaran digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Diadakan di Desa Mengen, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, agenda ini diikuti 30 peserta dari masyarakat umum dan siswa SMK.

Program tersebut lahir dari hasil diskusi mahasiswa KKN dengan para pemangku kepentingan di Desa Mengen. Sebelum menyusun program kerja, tim KKN lebih dulu melakukan observasi untuk memetakan potensi desa.

Dari hasil itu, mereka melihat banyak produk UMKM yang memiliki peluang berkembang, tetapi masih menghadapi kendala dalam memperluas pemasaran.

“Ini kebetulan adalah program pertama kami dan merupakan hasil dari diskusi kami bersama masyarakat,” kata Koordinator KKN 183 UINSA, Dian Prahara Batubara.

Dian mengatakan, masyarakat menginginkan agar produk-produk UMKM tidak hanya dipasarkan di lingkungan desa, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Karena itu, mahasiswa KKN memilih mengadakan pelatihan pemasaran melalui media sosial sebagai salah satu program unggulan yang diusulkan langsung oleh warga.

Baca Juga  Survei UMM dan UM Surabaya Pemandu Bagi Warga Muhammadiyah

“Ternyata masyarakat kompak bahwa harapan mereka dengan UMKM ini adalah meningkatkan pemasaran hingga keluar desa. Karena itu kami sepakat mengadakan pelatihan pemasaran melalui media sosial,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN juga mendampingi peserta mendaftarkan lokasi usaha ke Google Maps, membantu proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi peserta yang berminat, serta memberikan simulasi berjualan melalui berbagai platform e-commerce.

Panitia juga menyiapkan hadiah berupa desain spanduk baru untuk tiga pelaku UMKM yang akan disesuaikan dengan kebutuhan usaha masing-masing.

“Di akhir, kami juga memberikan hadiah kepada masyarakat berupa spanduk untuk usaha mereka. Namun masih akan kami berikan minggu depan, karena kami ingin menyesuaikan desain dengan keinginan mereka juga,” imbuhnya.

Pelatihan ini menghadirkan Bima Ramadhan, Leader Duta UMKM Jawa Timur periode 2025 sekaligus pelaku UMKM. Ia menyampaikan materi mengenai strategi pemasaran digital dan pentingnya memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal.

“Saya sangat antusias datang ke Desa Mengen untuk berbagi ilmu. Ini merupakan salah satu misi kami di Duta UMKM Jawa Timur agar produk-produk dari berbagai daerah bisa dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Baca Juga  Kawan Gibran: Pilpres 2024 Momentum Anak Muda Jadi Pemain Inti

Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Mengen yang juga pelaku UMKM, Femita, mengaku senang karena pelatihan tersebut memberi perhatian khusus kepada pelaku usaha. Terlebih sebelumnya, sebagian besar program KKN yang pernah dilaksanakan di Desa Mengen lebih banyak berfokus pada sektor pertanian karena mayoritas warga berprofesi sebagai petani.

“Saya berterima kasih sebesar-besarnya kepada adik-adik KKN UINSA Surabaya karena telah memberikan pelatihan yang sangat bermanfaat bagi kami para pelaku UMKM di desa ini,” ujarnya.

Femita mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi kegiatan pertama dari program KKN di Desa Mengen yang secara khusus memfokuskan perhatian kepada pelaku UMKM.

Ia menjelaskan, sejumlah perguruan tinggi sebelumnya juga telah melaksanakan KKN di Desa Mengen. Namun, program yang dijalankan umumnya lebih banyak menyasar sektor pertanian karena mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani.

Femita lalu berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang. Ia menilai UMKM juga merupakan aset desa yang perlu mendapat pendampingan secara berkelanjutan. Ia berharap mahasiswa KKN berikutnya tetap melanjutkan perhatian terhadap pengembangan usaha masyarakat.

“Harapan saya ke depannya ada agenda seperti ini terus agar kami para pelaku UMKM bisa terus mendapatkan ilmu dari adik-adik mahasiswa. Kalau bisa, adik-adik yang KKN sekarang juga menyampaikan kepada adik tingkat yang nanti KKN di sini agar tetap memperhatikan para pelaku UMKM,” ujarnya.

Baca Juga  Mahasiswa UINSA Gugat Kata Fraksi di UU MD3, Nilai Aspirasi Rakyat Direduksi Hegemoni Elite Partai

Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN memperkenalkan berbagai makanan yang disajikan selama acara sebagai produk unggulan UMKM Desa Mengen. Sajian tersebut antara lain tape ungu, aneka olahan tahu, pastel singkong, serta berbagai jajanan khas lainnya.

 

*) Penulis: M Habib Muzaki