Guruh Soekarnoputra Dimakamkan di Samping Pusara Fatmawati

Guruh Soekarnoputra

MAKLUMAT — Jenazah seniman sekaligus politikus Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026) siang. Prosesi pemakaman dimulai sekitar pukul 13.40 WIB. Guruh dimakamkan tepat di samping pusara ibundanya, Fatmawati. Pemakaman di lokasi tersebut merupakan amanah dan keinginan Guruh semasa hidup.

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) yang juga kakak kandung Guruh, Megawati Soekarnoputri, hadir mengantarkan adiknya ke tempat peristirahatan terakhir.

Megawati mengikuti seluruh rangkaian prosesi bersama keluarga besar Soekarno, sejumlah tokoh nasional, dan kader PDIP.

Kakak kandung Guruh lainnya, Sukmawati Soekarnoputri, juga terlihat hadir dan duduk di samping Megawati.

Sebelum diberangkatkan ke TPU Karet Bivak, jenazah Guruh disalatkan terlebih dahulu di rumah duka di Jalan Sriwijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Jenazah kemudian dilepas keluarga dan para pelayat.

Sejumlah tokoh turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Di antaranya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno. Guruh dikenal sebagai seniman yang berkarya di bidang musik, tari, koreografi, dan seni pertunjukan. Ia juga memiliki perjalanan panjang di dunia politik dan pernah menjadi anggota DPR RI.

Guruh meninggal dunia pada Sabtu pukul 04.16 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, dalam usia 73 tahun. Putra bungsu Soekarno dan Fatmawati itu sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Baca Juga  Said Abdullah Sorot Tarif 32% AS ke Indonesia: Tumbal Kepentingan Sepihak Amerika

SBY Melayat ke Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Sebelum jenazah diberangkatkan ke TPU Karet Bivak, Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) datang melayat ke rumah duka Guruh di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

SBY menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh. Menurut dia, kepergian Guruh merupakan kehilangan bagi bangsa Indonesia.

“Hari ini kita kehilangan seorang putra bangsa, Mas Guruh Soekarnoputra. Beliau bukan hanya putra dari presiden pertama kita, proklamator kita, dan pejuang kemerdekaan kita. Mas Guruh telah melakukan banyak hal untuk negeri ini, untuk saudara-saudara kita rakyat Indonesia melalui mahakaryanya di bidang seni,” ujar SBY dikutip dari Kompas TV.

SBY mengenang Guruh sebagai sosok yang mencurahkan kecintaannya kepada Indonesia melalui karya seni. Karya itu, kata dia, dituangkan dalam lagu, pagelaran seni, hingga lukisan.

“Semua tahu bahwa kecintaan Mas Guruh kepada Indonesia tercinta diekspresikan dalam karya seninya. Apakah lagu, apakah pagelaran seni dengan Swara Maharddhika yang sangat terkenal, dan lagu-lagu beliau, juga lukisan-lukisan beliau,” kata SBY.

SBY juga menyinggung kiprah Guruh sebagai anggota DPR RI. Menurutnya, Guruh menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dengan mendengarkan berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga  Kader Senior PDIP se-Jawa Timur Bakal Kumpul di Surabaya, Ada Apa?

“Di samping itu, beliau juga menjadi wakil rakyat, anggota parlemen yang dengan setia, tenang, sabar mendengarkan percakapan yang ada di negara ini,” tutur SBY.

SBY kemudian mengajak masyarakat mendoakan Guruh.

“Sungguh peran yang tidak boleh kita lupakan. Hari ini kita mesti mengucapkan selamat jalan kepada Guruh dengan iringan doa, semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerimanya dan hidup tenang di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkas SBY.