Pembangunan TKS Dinar Nasiah di Bondowoso Dikebut, Ditargetkan Rampung Lima Bulan

Lokasi peletakan baru pertama pembangunan TKS Dinar Nasiah di Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, yang kini progresnya terus dikebut. (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Pembangunan TKS Dinar Nasiah di Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, terus dikebut. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari program revitalisasi yang dipercayakan kepada pengurus Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Wonosari sebagai panitia pelaksana.

Pembangunan secara resmi dimulai setelah peletakan batu pertama oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bondowoso, KH Muhammad Malik SAg MAg, bersama jajaran dan pengurus organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah pada Senin pagi (14/9/2026) lalu.

Tokoh sesepuh Persyarikatan Muhammadiyah, KH Basuki Rohani SPd, mengingatkan agar pembangunan TKS Dinar Nasiah menggunakan material berkualitas serta didukung sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kemampuan sesuai bidangnya.

“Yang utama, Pembangunan harus dimulai dari fondasi paling dasar yaitu material yang berkualitas dan kampuang SDM yang mumpuni,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PCPM Wonosari, Bayu Putra Dirgantara SPd, saat ditemui di lokasi pembangunan pada Rabu (30/9/2026) menyampaikan bahwa TKS Dinar Nasiah memperoleh dukungan anggaran revitalisasi atau pembangunan sebesar Rp1,2 miliar dari Direktorat Jenderal PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Progres pembangunan TKS Dinar Nasiah kini mencapai sekitar 25 persen. Ia menargetkan, pengerjaan fisik beserta pekerjaan pendukungnya bakal rampung dalam waktu lima bulan.

Baca Juga  Sumpah Pemuda, Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Tonggak Penting Perjuangan Kemerdekaan Bangsa

Selain pembangunan gedung, anggaran dari Kemendikdasmen juga dialokasikan untuk sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar, di antaranya alat peraga edukasi, sanitasi, serta penataan lingkungan.

Bayu mengatakan, dalam pembentukan panitia revitalisasi dan pembangunan, PCPM Wonosari menempatkan personel pada sejumlah posisi berdasarkan keahlian dan pengalaman masing-masing.

“Dalam pembentukan panitia revitalisasi pembangunan TKS Dinar Nasiah kami percayakan pos-pos penting pada personel yang memang ahli di bidangnya, kebetulan beberapa persolil PCPM Wonosari merupakan pekerja material bangunan dan kontruksi atau setidaknya berpengalaman di bidang bangunan,” jelasnya.

TKS Dinar Nasiah dibangun di atas lahan seluas 1.650 meter persegi yang berada di Desa Cindogo, Kecamatan Tapen. Lahan tersebut juga digunakan bersama dengan Dapur SPPG Cindogo yang telah berdiri lebih dahulu di sisi utara.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam penataan lokasi pembangunan. Setelah dilakukan pembahasan, gedung utama TKS Dinar Nasiah diputuskan dibangun di sisi selatan lahan. Area tersebut akan dipisahkan dari Dapur SPPG Cindogo menggunakan pagar pembatas BRC.***