Skor Empati Prabowo Hanya 4,9, Saiful Mujani Singgung Karhutla Kalimantan

smrc

MAKLUMAT –Presiden Prabowo Subianto memperoleh skor 4,9 dalam indikator empati berdasarkan survei Opinion Leaders Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) periode September 2026. Pendiri SMRC, Saiful Mujani, menyindir rendahnya skor tersebut dengan menyinggung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan.

Dalam paparannya, Saiful menyoroti perbedaan penilaian para responden terhadap kualitas empati sejumlah tokoh nasional.

“Prabowo skornya 4,9 untuk empati, dia nggak punya empati tampaknya menurut Opinion Leaders. Makanya dibiarin aja orang Kalimantan tuh terbakar,” sindir Saiful saat memaparkan hasil survei di Gedung FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dikutip, Jumat (16/10/2026).

Pernyataan tersebut merupakan sindiran Saiful terhadap skor survei, bukan bukti bahwa Prabowo tidak memiliki empati atau sengaja membiarkan kebakaran terjadi.

Mahfud MD Raih Skor Empati Tertinggi

Survei SMRC menempatkan Mahfud MD di posisi teratas dalam indikator empati dengan skor 7,3 dari skala 0–10.

Dedi Mulyadi menyusul dengan skor 7,1, kemudian Anies Baswedan dengan 6,9 dan Pramono Anung Wibowo dengan 6,8.

Sejumlah tokoh lain juga memperoleh skor relatif tinggi, yakni Zainal Arifin Mochtar dan Sherly Tjoanda Laos masing-masing 6,7, Basuki Tjahaja Purnama 6,6, serta Ganjar Pranowo dan Usman Hamid masing-masing 6,5. Sementara itu, Sri Mulyani Indrawati memperoleh skor 6,4.

Baca Juga  Presiden Prabowo Hadir Sidang Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang

SMRC mendefinisikan empati sebagai kepedulian terhadap orang lain, kemampuan merasakan apa yang dirasakan orang lain, serta kemampuan menempatkan diri pada posisi orang lain.

Dalam indikator yang sama, Prabowo memperoleh skor 4,9. Nilai tersebut setara dengan Ketua Umum PKB A. Muhaimin Iskandar dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Di bawah mereka, Bahlil Lahadalia dan Zulkifli Hasan masing-masing meraih skor 4,5. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memperoleh 4,2, sedangkan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berada di posisi terbawah dengan skor 3,7.

Saiful juga menyinggung posisi sejumlah tokoh yang berada di jajaran bawah dalam penilaian responden.

“10 terbawah, Kaesang lagi. Gibran lagi,” ujar Saiful.

Survei Libatkan 200 Akademisi dan Jurnalis

SMRC melaksanakan survei Opinion Leaders periode September 2026 untuk memotret penilaian kalangan akademisi dan jurnalis terhadap kualitas empati tokoh publik.

Survei tersebut melibatkan 200 responden, terdiri atas 166 akademisi dan ilmuwan dari berbagai bidang serta 34 jurnalis.

Para akademisi berasal dari beragam disiplin ilmu, antara lain politik dan pemerintahan, filsafat, sejarah, agama, budaya, sosiologi, antropologi, ekonomi, pembangunan, sains, teknik, komunikasi, hukum, dan psikologi.

Baca Juga  DPR Warning Keras: Akses Udara Militer AS Jangan Sentuh Kedaulatan RI

SMRC menggunakan teknik snowballing untuk memilih responden karena tidak memiliki daftar populasi opinion leaders secara nasional yang dapat dijadikan kerangka sampel acak.

Sindiran Saiful memperlihatkan bagaimana hasil survei penilaian tokoh publik dapat berkembang menjadi kritik terhadap respons pemerintah atas persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.