Banjir Nepal: 626 Jenazah Ditemukan, 2.426 Orang Masih Hilang

Tentara mengevakuasi jenazah korban banjir bandang

MAKLUMAT — Badan Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal (NDRRMA) melaporkan 626 jenazah, termasuk bagian tubuh manusia, telah ditemukan setelah banjir Sungai Bhote Koshi di Rasuwa. Hingga Sabtu (29/8/2026) pukul 10.00 waktu setempat, 2.426 orang masih belum diketahui keberadaannya.

Dari jumlah orang yang masih hilang, sebanyak 933 merupakan pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air. Selain itu, 45 personel Angkatan Darat Nepal, 27 polisi, dan 13 anggota Armed Police Force (APF) juga dilaporkan hilang. Menurut laman Nepal News, Chitwan menjadi wilayah dengan temuan jenazah terbanyak, yakni 233 orang. Berikutnya Purba Nawalparasi 158 orang, Nuwakot 51, Gorkha 48, Paschim Nawalparasi 47, Dhading 45, Tanahun 31, dan Rasuwa 13 orang.

Sementara itu, berdasarkan data Pusat Operasi Darurat Distrik, 562 orang hilang di Rasuwa, 115 di Nuwakot, dan 65 di Makwanpur. Kondisi 517 warga negara asing dan 127 warga Nepal yang tinggal di luar negeri dan sedang berlibur di kawasan terdampak juga belum diketahui.

4.451 Orang Berhasil Diselamatkan

Pemerintah Nepal mengerahkan 15.224 personel keamanan untuk operasi pencarian dan penyelamatan. Mereka terdiri atas 6.755 personel Angkatan Darat, 4.811 polisi, dan 3.658 anggota APF.

Baca Juga  Respons Gempa Dahsyat di Myanmar, Muhammadiyah Melalui Lazismu Segera Kirimkan Bantuan Kemanusiaan

Hingga Sabtu, sebanyak 4.451 orang berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup, termasuk 191 orang yang dievakuasi dari terowongan proyek pembangkit listrik tenaga air.

Sebanyak 517 orang diselamatkan melalui operasi udara pada Sabtu. Selain itu, 129 warga negara asing telah dipindahkan ke lokasi aman.

Operasi penyelamatan udara menggunakan 16 helikopter milik Angkatan Darat dan sektor swasta dalam 99 penerbangan. Sementara itu, 101 korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit.

198 Menara Telekomunikasi Rusak

Banjir juga mengganggu infrastruktur komunikasi. Sebanyak 198 menara telepon rusak, tetapi 144 di antaranya telah kembali berfungsi setelah dilakukan perbaikan.

Pemerintah Nepal juga menyalurkan bantuan tunai 10 juta rupee masing-masing untuk Rasuwa dan Nuwakot serta 5 juta rupee untuk Dhading. Tambahan bantuan sebesar 67,5 juta rupee dikirim untuk 15 unit pemerintahan lokal.

Sebanyak 37 truk berisi makanan dan kebutuhan nonpangan telah dikirim ke wilayah terdampak. Bantuan tambahan dan perangkat komunikasi juga dikirim melalui tujuh penerbangan helikopter.

Untuk mendukung operasi penyelamatan, pemerintah juga memastikan ketersediaan bahan bakar. Di Nuwakot tersedia 41.000 liter solar dan 24.000 liter bensin. Sementara untuk bahan bakar penerbangan, sebanyak 39.000 liter telah dikirim, 8.000 liter tersedia, dan tambahan 9.000 liter masih dalam perjalanan.

Baca Juga  Donasi untuk Bencana Sumatera Hampir Sentuh Rp1 Miliar, Muhammadiyah Lampung Siap Dukung Penanganan Berkelanjutan

Pencarian korban dan operasi penyelamatan masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak banjir Bhote Koshi.***