MAKLUMAT — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk tertib lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), di antaranya dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak merusak tanaman, serta menjaga seluruh fasilitas dan instrumen di kawasan Alun-Alun Sidoarjo.
Seruan itu disampaikan menyusul ditemukannya sejumlah kerusakan di kawasan Alun-Alun Sidoarjo, padahal fasilitas publik tersebut baru saja kembali dibuka pada 31 Januari 2026 lalu setelah ditutup cukup lama lantaran mengalami pembangunan.
Beberapa kerusakan yang tercatat antara lain toilet yang rusak dalam waktu singkat, mesin sabun yang hilang, wastafel yang macet atau tidak berfungsi, hingga kerusakan fasilitas bermain anak dan area keluarga. Selain itu, beberapa lantai di paseban juga dilaporkan retak dan pecah.
Tak hanya itu, Pemkab Sidoarjo juga mencatat adanya kerusakan tanaman di median jalan akibat penggunaan yang tidak semestinya, seperti penempatan peralatan usaha serta pembuangan minyak bekas.
Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn, menegaskan bahwa ruang publik merupakan fasilitas bersama yang dibangun menggunakan anggaran daerah sehingga harus dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai kesadaran dan kedisiplinan warga menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
“Alun-alun dan ruang publik lainnya adalah milik bersama. Sangat disayangkan jika fasilitas yang baru digunakan sudah mengalami kerusakan,” ujar Subandi dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).
“Mari kita bersama-sama untuk membuang sampah pada tempatnya, tidak merusak tanaman, serta menjaga seluruh fasilitas yang sudah dibangun. Ini bagian dari upaya kita bersama mendukung gerakan Indonesia ASRI,” ajaknya.
Senada, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat lingkungan. Menurutnya, partisipasi warga menjadi kunci agar penataan dan pemeliharaan lingkungan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Pemerintah daerah terus berupaya menyediakan ruang publik yang aman, sehat, bersih, dan indah. Namun keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian fasilitas yang ada,” tandasnya.
Pemkab Sidoarjo berharap kesadaran kolektif masyarakat terus tumbuh untuk merawat lingkungan dan ruang publik sebagai aset daerah. Lingkungan yang terjaga dengan baik diyakini mampu meningkatkan kenyamanan warga sekaligus mendukung kualitas hidup masyarakat Sidoarjo secara berkelanjutan.













