27.3 C
Malang
Jumat, Maret 1, 2024
KilasBincang Politik Nasional, Rektor UMM Khawatir Surplus Ketegangan Lima Tahunan

Bincang Politik Nasional, Rektor UMM Khawatir Surplus Ketegangan Lima Tahunan

Rektor UMM Prof Fauzan M.Pd (dua dari kanan)

MEMASUKI tahun politik atau menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Laboratorium Ilmu Politik UMM merilis survei dalam acara bertajuk Bincang Politik Nasional dan Rilis Hasil Survei Peta Opini Publik Jawa Timur di Ruang Sidang Senat UMM, Kamis (10/8).

Dalam acara tersebut, Rektor UMM Prof Dr Fauzan MPd mengungkapkan, agenda ini dimaksudkan untuk mencari dan mempelajari pola-pola perilaku politik masyarakat menjelang Pemilu. Sehingga kemudian bisa dicari alternatif pola agar tidak terjadi ketegangan horizontal dalam menghadapi tahun-tahun politik.

“Kita ini kan ingin mencari pola, bagaimana agar dalam menghadapi Pemilu di Indonesia itu cair-cair saha, tidak ada ketegangan-ketegangan yang berarti,” tuturnya.

Fauzan khawatir, bahwa jika ketegangan di tahun-tahun politik terus terjadi, maka akan menyebabkan istilah surplus ketegangan dan berpotensi memecah belah bangsa ke depan.

“Pemilu itu kan lima tahun sekali, kalau setiap Pemilu itu kita bersitegang berarti kita kan ada ketegangan rutinan setiap 5 tahun itu, ini kalau kata Prof Siti Zuhro namanya surplus ketegangan, bahaya,” ujarnya.

Dia pun menegaskan, kultur yang harus dibangun dalam mencairkan iklim politik adalah kultur kebersamaan, yang meminimalisir perselisihan hanya karena perbedaan pendapat, pandangan, ataupun pilihan, termasuk di dalam dunia politik.
Lebih lanjut, Rektor UMM dua periode itu menjelaskan, bahwa dunia kampus dengan dunia politik memiliki korelasi yang tidak dapat dipisahkan.

“Jangan ada anggapan bahwa kampus dengan politik itu terdikotomi, sebab para politisi itu kan juga lahirnya dari kampus, pikiran di politik itu kan sumbernya lahir dari kampus,” jelas Fauzan.

Turut hadir dalam Bincang Politik Nasional beberapa tokoh politik, seperti Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, serta perwakilan dari partai politik, Ormas (Organisasi Kemasyarakatan), media massa, dan pimpinan Majelis/Lembaga serta Ortom (Organisasi Otonom) di lingkungan PWM Jawa Timur.

Hadir sebagai pembicara adalah Peneliti Senior BRIN Prof. Siti Zuhro, Pengamat Politik Unair Prof Kacung Marijan, Dosen Ilmu Pemerintahan UMM Dr. Salahudin, serta Pengurus LHKP PP Muhammadiyah Dr. Asep Nurjaman dan Koordinator Survei Laboratorium Ilmu Politik UMM Ruli Inayah Ramadhan.

Selain melakukan diskusi dan bincang politik, acara tersebut juga akan dipaparkan terkait hasil survei yang dilakukan oleh Laboratorium Ilmu Politik UMM terhadap dinamika perilaku pemilih Jawa Timur menjelang Pemilu 2024. (*)

Reporter: Ubay NA

Editor: Aan Hariyanto

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lihat Juga Tag :

Populer