Jemaah Haji Reguler Tempati Hotel Mewah di Madinah, Ini Kata DPR

jemaah haji reguler menginap di hotel mewah

MAKLUMAT — Jemaah haji reguler kini mendapat layanan menginap di hotel bintang lima. Hal itu teruangkap saat tim pengawas (Timwas) Haji DPR RI melakukan pengawasan pelayanan ibadah haji dengan Kepala Daker Madinah, Senin (18/5/2026) lalu.

“Ini baru sejarah di republik kita. Jemaah reguler bisa diinapkan di hotel-hotel bintang lima di kawasan Markaziah yang selama ini biasanya digunakan untuk jemaah haji khusus,” ujar Ketua Timwas Haji DPR RI 2026, Cucun Ahmad Syamsurijal dikutip Rabu (20/5/2026).

Cucun menyebut beberapa hotel bintang lima yang digunakan jemaah antara lain Dar El Iman Intercontinental, Millennium Al Aqeeq, Hilton Madinah, Dallah Taibah, Sofitel, hingga Intercontinental Al Hijrah.

Menurutnya, peningkatan standar akomodasi tersebut memberikan dampak positif terhadap kenyamanan jemaah selama berada di Tanah Suci.

Arahan Presiden Prabowo untuk Tingkatkan Pelayanan Haji

Cucun menilai peningkatan layanan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia.

“Pak Presiden ingin menghadirkan negara melayani jemaah haji supaya benar-benar nyaman dan merasakan pelayanan yang maksimal,” ujar Cucun.

Ia menambahkan bahwa peningkatan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lebih baik dari tahun ke tahun.

Baca Juga  Arab Saudi Rilis Jadwal Penerbangan Haji 2026: Catat Batas Tanggal Maskapai dan Jamaah

Selain peningkatan akomodasi, Timwas DPR RI juga mencatat adanya perbaikan dalam pola pelayanan jemaah yang dinilai semakin humanis dan responsif.

Menurut Cucun, pendekatan petugas haji saat ini lebih mengedepankan sikap ramah serta kepedulian terhadap kebutuhan jemaah di lapangan.

Jemaah Gelombang Kedua Juga Tempati Hotel Bintang Lima

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Khalilurahman, memastikan bahwa peningkatan layanan akan terus berlanjut pada jemaah gelombang kedua.

Ia menegaskan seluruh jemaah akan mendapatkan fasilitas hotel bintang lima dengan kualitas layanan yang terus ditingkatkan.

“Insyaallah gelombang kedua akan ditempatkan di hotel bintang lima sebagaimana gelombang pertama, bahkan harus lebih baik lagi,” kata Khalilurahman.

Pengawasan Berlanjut ke Makkah

Timwas Haji DPR RI selanjutnya akan melanjutkan pengawasan ke Makkah untuk memastikan kesiapan layanan pada fase puncak ibadah haji, khususnya di wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Fase Armuzna disebut sebagai tahap paling krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji karena melibatkan jutaan jemaah dalam waktu bersamaan.***