22 C
Malang
Selasa, Mei 28, 2024
KilasJPPR Jatim Optimistis Kiprah Perempuan dan Anak Muda Meningkat di Pemilu 2024

JPPR Jatim Optimistis Kiprah Perempuan dan Anak Muda Meningkat di Pemilu 2024

Koordinator Sekprov JPPR Jatim Amiq Fikriyanti.

KETERLIBATAN perempuan dan anak muda dalam Pemilu 2024 diprediksi akan meningkat. Hal itu disampaikan Koordinator Sekretariat Provinsi Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (Sekprov JPPR) Jatim Amiq Fikriyanti.

Meski bakal calon anggota legislative (bacaleg) perempuan terhitung jumlahnya tidak begitu banyak, tapi Amiq optimistis terkait keterlibatan perempuan dan anak muda.

”Saya cukup optimistis dengan keterlibatan dan kiprah perempuan di Pemilu 2024 akan semakin baik dan meningkat, bilamana mereka sesuai dengan kapasitas serta kemampuannya. Sayangnya, jumlahnya juga tidak banyak,” kata Amiq kepada Maklumat.id, Rabu (21/06/2023).

Menurut dia, penting untuk terus mendorong kalangan perempuan tampil di ruang publik. Yang mana itu menjadi tanggung jawab serta pekerjaan rumah (PR) dari banyak elemen. Bukan hanya tugas dari organisasi, lembaga atau komunitas perempuan saja, tapi semua pihak.

”Kita perlu mendorong dan memberikan stimulus kepada perempuan untuk tampil di  publik. Hal itu untuk meningkatkan peran serta perempuan di ruang publik, meski itu juga belum memberikan jaminan bagi mereka (perempuan) untuk mendapatkan kehidupan yang sejahtera, terutama terkait dengan isu-isu keperempuanan,” ujarnya.

Amiq juga menaruh harapan dan optimistis dengan peran serta keterlibatan kalangan muda dalam Pemilu 2024 mendatang. Hal itu karena persentase pemilih dari kalangan muda cukup tinggi, jumlahnya mencapai 60 persen. Selain itu, tercatat banyak bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) dari kalangan muda.

”Anak muda dalam kontestasi Pemilu 2024 saya rasa yang akan memenangkan pertarungan,” tegasnya.

Bukan tanpa alasan, menurut Amiq, politik bukan hanya soal siapa yang lebih berpengalaman, siapa yang lebih kaya atau bermodal besar, ataupun bukan pula soal siapa yang paling kuat. Dia menjelaskan bahwa hari ini kontestasi semakin dinamis. Sebab, banyak faktor berpengaruh, termasuk ketangkasan dan kecepatan dalam membaca situasi, dalam merespons problematika, citra publik di media sosial, dan sebagainya.

“Nantinya yang akan menang bukan yang kaya, bukan pula yang kuat, melainkan yang tanggap,” jelasnya. (*)

Reporter: Ubay

Editor: Aan Hariyanto

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lihat Juga Tag :

Populer