Kunjungi SD Muhida, FKG Umsida Edukasi Soal Kesehatan Gigi Sejak Dini

Dokter memerika gigi siswa. (Foto: Umsida)

MAKLUMAT — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FKG Umsida) melakukan kegiatan edukasi promotif dan preventif terkait kesehatan gigi dan mulut di SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo (Muhida), Selasa (12/5/2026).

Bertajuk “Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Melalui Edukasi Preventif Sejak Usia Dini”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen nyata Umsida dalam implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi, melalui riset dan pengabdian masyarakat.

Program ini menjadi kolaborasi dunia pendidikan dan kesehatan dalam membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak sekolah dasar.

Hal tersebut terlihat dari antusias dosen FKG Umsida yang terlibat, mahasiswa, tenaga kesehatan, guru, wali murid, serta siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo yang mengikuti rangkaian kegiatan ini.

Pentingnya Kesadaran Kesehatan Gigi

Kepala SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo, Moh Saifullah Rochim SE MPd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menilai, edukasi kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk ditanamkan sejak dini, supaya anak-anak memiliki kebiasaan hidup sehat dan lebih peduli terhadap kesehatan diri dan organ tubuh mereka.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa maupun orang tua. Kami berharap edukasi yang diberikan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia sekolah,” ujarnya.

Baca Juga  Gelar IVSC 2026, Ikom Umsida Bersama 4 Negara Perluas Jejaring Internasional: Bahas Budaya Digital

Sementara itu, Dekan FKG Umsida, drg Lila Muntadir SpOrt menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan dari visi, misi, dan tujuan FKG Umsida yang berfokus pada upaya promotif-preventif pada masyarakat, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat umum, terutama di daerah rural.

Ia menyebut, Abdimas tersebut juga menjadi bagian dari tanggung jawab akademik kampus untuk memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.

“Kesehatan gigi pada anak tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga mempengaruhi kepercayaan diri, tumbuh kembang, dan kualitas hidup anak di masa depan,” tandasnya.

Rangkaian Penyuluhan Kesehatan

Berbagai kegiatan promotif dan preventif dilaksanakan dalam program ini. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut sebagai wujud deteksi dini terhadap kelainan gigi, edukasi kesehatan gigi anak, yang disambung dengan edukasi tentang karies gigi dan pencegahannya, edukasi kelainan susunan gigi (maloklusi).

Di akhir kegiatan, FKG Umsida juga membuka sharing session bersama orang tua dan wali siswa, hingga kegiatan sikat gigi bersama yang berlangsung semarak dan interaktif.

Abdimas ini juga melibatkan mahasiswa FKG Umsida yang berperan aktif dalam memberikan pendampingan serta edukasi secara langsung kepada siswa.

Baca Juga  Mahasiswa KKNT 27 Umsida Kembangkan Nugget dan Gummies Bandeng untuk Gizi Anak dan UMKM Desa Kupang

Dokter gigi memeriksa kesehatan gigi anak didampingi oleh mahasiswa, dengan pendekatan yang menyenangkan dan komunikatif, sehingga anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan.

“Kami berharap Abdimas ini bisa meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perawatan kesehatan gigi dan mulut sejak dini,” terang drg Lila.

Menurutnya, edukasi promotif dan preventif menjadi langkah strategis dalam menekan risiko permasalahan kesehatan gigi pada anak sejak dini terutama karies gigi, sekaligus membentuk generasi yang sehat, tumbuh berkembang optimal, tangguh dan berprestasi.