Media AfiliasiMu Dinilai Bisa Jadi Amal Usaha, Ada Gagasan Model Holding

Media AfiliasiMU

MAKLUMAT — Lebih dari 65 media afiliasi Muhammadiyah menyimpan potensi besar untuk dibangun menjadi kekuatan bersama. Bukan sekadar jaringan pemberitaan, tetapi juga ekosistem bisnis media yang mampu menopang keberlanjutan media-media di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

Gagasan itu mengemuka dalam Jambore Media AfiliasiMu #3 di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Tangerang Selatan, Rabu (12/8/2026).

Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto mengatakan Muhammadiyah dapat mengembangkan jaringan media tersebut dalam sebuah badan usaha bersama. Bentuknya bisa menyerupai holding di sektor swasta, meski model kelembagaannya masih perlu dirumuskan.

“Entah bentuknya seperti apa. Kalau di swasta bentuknya seperti holding. Muhammadiyah bisa membentuk seperti itu, bisa membangun media afiliasiMu,” kata Totok saat menjadi pemateri dalam jambore.

Gagasan tersebut mendapat perhatian Manager Bisnis dan Kerja Sama Maklumat.id Aan Hariyanto. Menurut Aan, jumlah lebih dari 65 media afiliasiMu merupakan modal yang terlalu besar jika berjalan sendiri-sendiri.

“Jumlah 65 media ini adalah potensi besar untuk dijadikan amal usaha Muhammadiyah di bidang media,” kata Aan.

Aan mengatakan Jambore Media AfiliasiMu telah berlangsung selama tiga tahun. Dua jambore sebelumnya digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Baca Juga  LHKP PP Muhammadiyah Luncurkan Kertas Posisi, Tegaskan Sikap serta Strategi Hadapi Pilkada dan Pilkades

Namun, menurut dia, dua pertemuan tersebut belum sepenuhnya menghasilkan kesamaan visi dalam membangun ekosistem media afiliasi Muhammadiyah.

Padahal, setiap media memiliki jaringan, sumber daya, konten, dan basis pembaca yang bisa menjadi kekuatan jika dikonsolidasikan.

“Kalau potensi ini bisa disatukan, kekuatannya tentu jauh lebih besar,” ujarnya.

Kekuatan tersebut dapat dikembangkan untuk distribusi konten, pemasaran, pengembangan bisnis, pemanfaatan teknologi, hingga membuka sumber pendapatan baru bagi media afiliasiMu.

Didorong Berkualitas, tetapi Minim Dukungan Anggaran

Persoalan keberlanjutan media juga disoroti Redaktur Pelaksana Majelistabligh.id Chusnun Hadi.

Menurut Chusnun, Muhammadiyah selama ini mendorong media afiliasiMu untuk terus bergerak dan meningkatkan kualitas. Namun, tuntutan tersebut belum sepenuhnya diikuti dukungan anggaran yang memadai.

“Muhammadiyah mendorong bahwa media afiliasiMu terus bergerak dan berkualitas, tapi di sisi lain hampir tidak ada anggaran yang diberikan kepada media afiliasiMu untuk menjembatani dua kepentingan ini,” kata Chusnun.

Karena itu, media afiliasiMu dinilai perlu memiliki model bisnis yang mandiri. Salah satu opsi yang ditawarkan adalah menjadikannya sebagai amal usaha Muhammadiyah dengan pengelolaan bisnis yang profesional.

“Satu-satunya jalan menjadikan media afiliasiMu menjadi amal usaha Muhammadiyah. Jadi benar-benar menjadikan bisnis seperti AUM-AUM Muhammadiyah yang lain,” ujarnya.***

Baca Juga  KHGT Mewujudkan Ukhuwah Islamiyah secara Global